Pemulihan Infrastruktur Air di Tapteng Terkendala Lahan

  • 30 Jan 2026 08:19 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Tapteng - Realisasi pembangunan baru jaringan pipa distribusi air bersih, di Kabupaten Tapanuli Tengah, terkendala pembebasan lahan.

Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Utara dengan pemerintah daerah setempat, Rabu 28 Januari 2026.

Kedua belah pihak melakukan pertemuan, di ruang rapat Bappeda Tapteng, membahas kerja sama penanganan pemulihan pascabencana banjir bandang dan longsor melanda daerah tersebut.

Kasatker Pelaksanaan Cipta Karya Wilayah I Sumut Edy B Manik, pada pertemuan itu menyatakan kesiapan pihaknya membantu pemulihan infrastruktur air minum.

Namun kesesuaian lahan lokasi pemasangan jaringan pipa dengan penerapan sistem sanitasi tetap menjadi perhatian.

"Material (pembangunan) nya sudah kami (BPBPK) siapkan agar air, di Tapteng, bisa berjalan dengan baik. Kami juga ingin membuat sistem saluran yang baru," kata Edy.

"Kami sudah melakukan survei ke beberapa sumber air, termasuk yang berada, di Sipan, Kecamatan Sarudik, tetapi kami terkendala dengan pembebasan lahan. Kami ingin lahan yang baik dan aman dari bencana agar pembangunan sistem sanitasi ini, bisa berjalan dengan baik dan dimanfaatkan masyarakat," terangnya.

Kendati demikian, Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Tapteng Uswatan Niswati, menyampaikan harapan agar permasalahan pemenuhan kebutuhan air beraih, di daerahnya, bisa segera teratasi.

"Kerja sama antar instansi juga sangat dibutuhkan. Sehingga kerja sama yang baik antara pemerintah pusat, provinsi, dan Kabupaten Tapteng, akan berdampak kepada percepatan pemulihan dan manfaatnya akan dirasakan masyarakat," ujarnya, dalam pertemuan itu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....