Cakupan UHC Tapteng 2026 Capai 100 Persen

  • 27 Jan 2026 23:38 WIB
  •  Sibolga

RRI,.CO.ID, Tapteng - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah kembali menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC).

Penghargaan ini, diterima dalam ajang UHC Award 2026, di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1).

Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhaimin Iskandar, dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti.

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, menyaksikan secara langsung prosesi penyerahan penghargaan UHC untuk daerahnya, diwakili Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Tapteng Lisnawati Panjaitan.

Pemerintah pusat memberikan penghargaan tersebut kepada Pemkab Tapteng, sebagai bentuk apresiasi atas berhasilan mewujudkan jaminan kesehatan menyeluruh bagi warganya.

Dikarenakan UHC, di Tapteng, mencapai 100 persen dengan tingkat keaktifan peserta BPJS Kesehatan sebesar 87,01 persen.

“UHC kita (Taoteng) sudah 100 persen tercapai. Artinya, setiap warga Tapteng, khususnya warga PBPU (Peserta Bukan Penerima Upah), ketika sakit, sudah memiliki kepastian mendapatkan pelayanan kesehatan yang dijamin oleh pemerintah. Tidak boleh lagi ada masyarakat yang takut berobat karena persoalan biaya,” kata Masinton, dalam siaran pers.

Masinton menegaskan Pemkab Tapteng bertanggungjawab terhadap pemenuhan layanan kesehatan warganya.

“Terima kasih kepada jajaran Dinas Kesehatan dan seluruh tenaga kesehatan, di tengah keterbatasan dan kondisi yang tidak mudah, pelayanan tetap berjalan. Dan, capaian 100 persen UHC ini, bisa kita raih bersama,” ucapnya.

Terkait capaian UHC tahun ini, Lisnawati mengungkapkan dari total 57.558 jiwa warga Tapteng, peserta BPJS Kesehatan, tingkat keaktifan saat ini, berada di angka 87,01 persen.

Sekitar 13 persen atau sebanyak 7.412 jiwa peserta tercatat nonaktif. Namun dapat langsung diaktifkan pada saat warga membutuhkan layanan kesehatan.

“Jika warga sakit, BPJS bisa langsung aktif. Cukup membawa KTP dan Kartu Keluarga ke fasilitas layanan kesehatan, dan pelayanan tetap berjalan," terang Lisnawati.

Kemudian, kata Lisnawati, dari total 370.528 jiwa penduduk Taoteng, hingga Januari 2026, sebanyak 57.558 jiwa ditanggung oleh pemerintah daerah melalui pembiayaan BPJS Kesehatan.

Pada tahun ini, Pemkab Tapteng menargetkan tingkat keaktifan Peserta BPJS Kesehatan bagi warganya bisa meningkat hingga minimal 95 persen.

"Dengan harapan Pemkab Tapteng, bisa meraih kategori UHC Utama. Sekaligus memastikan manfaat jaminan kesehatan benar-benar dirasakan oleh warga," kata Lisnawati.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....