Groundbreaking Rehabilitasi Ribuan Hektar Lahan Sawah Pascabencana Tapteng

  • 15 Jan 2026 21:31 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Tapteng: Kementerian Pertanian memulai rehabilitasi lahan persawahan terdampak bencana banjir bandang dan longsor, di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Kegiatan pemulihan lahan ditandai dengan acara groundbreaking, di Kelurahan Bona Lumban, Kecamatan Tukka, pada hari Kamis (15/1/2026).

Acara seremoni tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Insfrastruktur Ali Jamil Harahap, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu bersama wakilnya, Mahmud Efendi Lubis.

Pada momen itu, Bupati Tapteng Masinton meyakinkan petani daerahnya agar bersabar menanti proses rehabilitasi.

Pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian bertanggungjawab untuk pemulihan sektor pertanian Tapteng, pasca dilanda bencana ekologis.

"Tim teknis telah ditempatkan langsung di lokasi sejak awal Januari, untuk melakukan survei detail dan menyusun rencana kerja, yang disesuaikan dengan kondisi lapangan," ungkap Masinton.

Masinton mengungkapkan seluas 3.205 hektar lahan pertaninan, di Tapteng, mengalami kerusakan baik ringan, sedang dan berat.

Kerusakan terparah dampak bencana ada di Kecamatan Tukka, yang sebagian besar lahan persawahan tertutupi lumpur sendimen banjir.

"Hasil panen yang menjadi mimpi dan harapan hidup petani, ikut tersapu banjir bandang. Tentunya kami (Pemkab Tapteng) berharap adanya penambahan alat berat untuk proses pemulihan sawah, di Tapteng," Kata Bupati Tapteng Masinton.

Wagubsu Surya juga menyatakan komitmen pemerintah provinsi membantu pemulihan sektor pertanian Tapteng.

"Gangguan pada lahan dan irigasi menurunkan produktivitas dan pendapatan petani secara drastis. Oleh karena itu, groundbreaking hari ini, adalah komitmen nyata untuk memulihkan kembali fungsi lahan dan sistem irigasi," ujarnya.

Pada acara groundbreaking Kementerian Pertanian menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian atau Alsintan, yaitu 1 unit traktor roda empat, traktor crawler 2 unit.

Dan 7 unit traktor roda dua, drone 1 unit, rice transpalanter 5 unit, pompa air 7 unit, handsprayer 18 unit, yang bisa dipergunakan oleh kelompok tani setempat.

"Itu bantuan reguler nya menteri, untuk daerah yang terdampak itu tersendiri, sudah disiapkan anggarannya oleh pak menteri," terang Ali Jamil, saat menyerahkan bantuan alsintan.

Dikatahui, groundbreaking rehabiltasi lahan sawah serentak dilakukan untuk beberapa daerah terdampak bencana lingkungan, di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kegiatan tersebut dipimpin secara vitual oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, yang mengahadiri langsung kegitan serupa bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, di Kabupaten Aceh Utara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....