Pemerintah Pusat Rekontruksi Sawah Yang Rusak di Tapteng
- 03 Des 2025 15:57 WIB
- Sibolga
KBRN, Sibolga: Seluruh lahan pertanian yang rusak dan gagal panen akibat bencana banjir dan longsor di Tapanuli Tengah (Tapteng) dipastikan akan direkontruksi oleh Pemerintah Pusat.
Kepastian itu disampaikan Menteri Pertanian Amran Sulaiman, disela kegiatan meninjau lahan pertanian yang rusak akibat banjir dan longsor di Kecamatan Tukka Tapteng, Sumatera Utara, Rabu (3/12/2025).
Pemerintah juga kata Amran, akan menyediakan 40 ton benih padi gratis termasuk peralatan dan perlengkapannya.
"Ada 33 ribu lahan pertanian yang rusak. Pemerintah ambil alih membangun kembali seperti semula dan kami tanam sampai serah terima kepada pemiliknya," ujar Amran.
Amran menyampaikan, pemerintah memberi waktu dua minggu bagi warga tani untuk menyelesaikan segala dokumen kepemilikan lahan dan menentukan batasan-batas kepemilikan lahan sesuai haknya.
"Jadi kami beri waktu satu dua minggu selesaikan administrasi, patok bidang-bidangnya, mana pemiliknya, karena ini rata, kita akan perbaiki kembali," ujar Amran.
Kementerian Pertanian akan menggandeng kontraktor lokal untuk ketersediaan alat berat pemulihan lahan pertanian.
"Nanti Pak Bupati, Pak Gubernur yang akan menunjuk, langsung dikerjakan," tegasnya.
Pemerintah sendiri akan mengupayakan proses rekontruksi lahan pertanian pasca bencana tersebut bisa diselesaikan dalam waktu dua bulan.
"Kalau bisa satu bulan dua bulan (sudah selesai tanam), gak usah tunggu lama-lama. Karena dananya siap," tegasnya.
Sebelum bertolak ke gudang Bulog Sibolga di Sarudik Tapteng, Amran juga meninjau Posko Tanggap Bencana di GOR Pandan, menyerahkan bantuan pangan secara simbolis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....