Indanya Toleransi dibulan Ramadan
- 16 Mar 2026 11:50 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID,Sibolga – Puasa menjadi momentum tepat dalam meningkatkan ibadah dan ketaqwaan umat Islam kepada Allah SWT.
Disisi lain, hadirnya bulan suci Ramadan memperkuat toleransi dan harmoni social ditengah kemajemukan mesyarakat. Ramadan memperlihatkan betapa indahnya ukhuwah Islamiyah.
Umat Islam diseluruh dunia tanpa melihat golongan dan ras, berbondong-bondong memenuhi masjid untuk beribadah dan berbuka puasa Bersama. Budaya Ramadan di Indonesia menunjukkan tingkat toleransi yang baik.
Banyak masjid, surau, kantor hingga Lembaga social menyediakan takjil gratis bagi masyarakat yang sedang dalammperjalanan. Bahkan tidak jarang juga melibatkan komunitas non muslim.
Hal ini disampaikan Rika Lubis salah seorang penelpon diacara Spada terkait indahnya toleransi dibulan Ramadan pada Senin, 16 Maret 2026.
Masyarakat juga berusaha menyesuaikan aktifitas sehari-hari dengan suasana Ramadan. Sebagian non muslim juga turut menghormati umat Islam yang berpuasa dengan tidak makan atau merokok secara terang-terangan ditempat umut.
“Masyarakat juga menjaga suasana lingkungan agar kondusif untuk beribadah tarawih dan sahur. Meningkatkan toleransi dan harmoni social selama Ramadan tidak terlepas sari ajaran puasa sendiri, ujar Rika
Berpuasa berarti imsak atau menahan diri. Bukan hanya menahan makan dan minum, tetapi juga dari perbuatan yang dilarang. Seperti berkata dusta, memfitnah, maupun memicu konflik.
Semangat toleransi dalamRamadan juga selaras dengan nilai kebangsaan Indonesia. Puasa melahirkan kedekatan, kesatuan dan jalinan kasih saying dalam bentuk persaudaraan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....