Pahala tanpa Batas bagi Orang yang Bersabar

  • 13 Mar 2026 12:48 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Pahala tanpa batas merupakan janji besar dari Allah SWT bagi hamba-Nya yang mampu menjaga kesabaran dalam menjalani kehidupan. Dalam ajaran Islam, kesabaran tidak hanya dimaknai sebagai menahan diri dari keluh kesah ketika menghadapi ujian, tetapi juga keteguhan dalam menjalankan perintah Allah serta menjauhi segala bentuk kemaksiatan.

Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam Al-Quran Surat Az-Zumar ayat 10 yang menyatakan bahwa hanya orang-orang yang bersabarlah yang akan dicukupkan pahala mereka tanpa batas. Ayat ini menjadi pengingat bahwa kesabaran memiliki kedudukan sangat tinggi dalam Islam, karena balasannya tidak dihitung secara terbatas, melainkan dilipatgandakan oleh Allah SWT.

Ustadzah Hj. Estiva pada Mutiara Pagi Berjaringan Pro 1, Jumat, 13 Maret 2026 mengatakan kesabaran yang dicintai Allah adalah kesabaran yang tidak dibatasi oleh keadaan. Artinya, seorang hamba tetap teguh dalam ketaatan baik ketika berada dalam kesulitan maupun dalam kondisi lapang, tanpa mengurangi kualitas ibadah dan keikhlasannya kepada Allah.

“Kesabaran yang dijaga secara konsisten akan diganjar pahala yang tidak terhitung. Bahkan dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa orang yang benar-benar sabar akan mendapatkan kemuliaan dari Allah berupa kesempatan masuk surga tanpa hisab,” kata Ustadzah Hj. Estiva.

Selain kesabaran, terdapat pula amalan lain yang pahalanya terus mengalir meskipun seseorang telah meninggal dunia, yaitu sedekah jariyah. Amal ini memiliki keistimewaan karena manfaatnya dapat dirasakan oleh banyak orang dalam jangka waktu yang panjang.

Sedekah jariyah dapat berupa pembangunan sarana ibadah, membantu pendidikan, menyediakan fasilitas umum, atau berbagai bentuk kebaikan lain yang terus dimanfaatkan masyarakat. Selama manfaat tersebut masih dirasakan, maka pahala bagi orang yang melakukannya akan terus mengalir tanpa terputus.

Ustadzah Estiva juga mengatakan ibadah puasa termasuk amalan istimewa yang sarat dengan nilai kesabaran. Dengan menahan lapar, haus, serta mengendalikan hawa nafsu dari fajar hingga matahari terbenam, seorang muslim dilatih untuk mengelola diri dan hatinya. Karena itu, pahala bagi orang yang berpuasa diyakini sangat besar, sebagai bukti luasnya rahmat Allah bagi hamba-Nya yang sabar dan istiqamah dalam kebaikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....