Pemkab Madina Pastikan Hak Anak Yatim Tak Tersentuh Efisiensi
- 12 Mar 2026 09:25 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Mandailing Natal - Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Atika Azmi Utammi Nasution, menegaskan bahwa hak anak-anak yatim tetap menjadi prioritas pemerintah daerah meskipun dilakukan efisiensi anggaran. Dari total sekitar Rp287 miliar anggaran yang dipangkas, ia memastikan tidak ada satu rupiah pun yang mengurangi bantuan bagi anak yatim yang telah ditetapkan dalam kas daerah.
Hal itu disampaikan Atika saat menghadiri acara penyerahan santunan kepada anak yatim dan piatu di Masjid Al Muhtadin, Kelurahan Pasar Kotanopan, Kecamatan Kotanopan, Rabu, 11 Maret 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa bantuan bagi anak yatim tidak termasuk dalam pos anggaran yang diefisiensikan.
Menurutnya, kondisi fiskal Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal saat ini memang cukup ketat seiring adanya kebijakan penyesuaian anggaran dari pemerintah pusat. Namun demikian, Pemkab Madina tetap berkomitmen menjaga hak-hak anak yatim agar tidak mengalami pengurangan. “Mungkin belum bisa bertambah, tetapi setidaknya tidak kami kurangi sama sekali,” ujarnya.
Atika juga berpesan kepada para anak yatim dan piatu yang menerima bantuan agar kelak tetap peduli kepada sesama ketika telah meraih kesuksesan. Ia berharap nilai kepedulian sosial terus tumbuh sehingga mereka juga dapat membantu orang-orang yang membutuhkan di masa depan.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan santunan tersebut merupakan agenda rutin Pemkab Madina setiap tahun. Pada 2026, tercatat sebanyak 244 anak yatim dan piatu di Kecamatan Kotanopan menerima bantuan dari pemerintah daerah. Sebagian bantuan disalurkan langsung kepada anak-anak yang hadir, sementara untuk yang tinggal di desa yang jauh akan dititipkan melalui kepala desa agar bantuan tetap sampai kepada penerima.