Ketakutan Bencana Ekologi Susulan di Ramadan Masih Ada

  • 11 Mar 2026 21:06 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga – Ketakutan terhadap bencana ekologi susulan saat bulan suci Ramadan merupakan fenomena psikologis dan sosial yang serius, terutama bagi masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), apalagi hujan intensitas tinggi sering memicu banjir dan longsor di awal 2026 ini.

“Kecemasan ini meningkat drastis di kalangan pengungsi yang terpaksa menjalankan ibadah puasa di tenda darurat atau hunian sementara dengan fasilitas terbatas,” kata Aidil Panggabean, kader BKPRMI Tapteng saat program Sibolga Pagi Ini pada Selasa, 10 Maret 2026.

“Disertai dari BNPB juga terus mengimbau warga di wilayah rawan, untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi susulan seiring dengan perkiraan curah hujan tinggi yang masih berlanjut,” lanjutnya.

Berdasarkan amatan dan juga pengakuan masyarakat sebut Aidil Panggabean, ada beberapa poin mengenai ketakutan masyarakat akan bencana susulan saat Ramadan ini, seperti:

1. Trauma dan Kecemasan Saat Hujan; Warga terdampak bencana mengalami trauma mendalam, terutama ketika hujan deras turun. Rasa was-was akan banjir atau tanah longsor susulan membuat mereka sulit beristirahat, terutama saat sahur atau berbuka.

2. Ketidakpastian di Hunian Sementara (Huntara); Banyak pengungsi yang menjalani Ramadan di bawah tenda darurat atau hunian sementara minim fasilitas. Mereka ketakutan hunian sementara tersebut juga akan terdampak bila bencana susulan terjadi.

3. Kerugian Ganda; Masyarakat merasa cemas harus membereskan rumah akibat banjir bandang, padahal mereka sedang dalam kondisi berpuasa, yang menambah beban fisik dan mental.

4. Gangguan Ibadah; Ketakutan akan bencana susulan membatasi ruang gerak warga untuk beribadah. Di beberapa tempat, akses ke masjid sulit dan warga terpaksa salat tarawih atau sahur di pengungsian.

5. Kebutuhan Mendesak; Penyintas bencana sangat berharap pemerintah segera mempercepat pembangunan hunian tetap agar mereka tidak lagi dihantui ketakutan akan bencana susulan selama bulan suci ramadan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....