Kesempatan Terakhir Menghapus Dosa

  • 04 Mar 2026 12:14 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga – Setiap tahun, kedatangan bulan suci Ramadan selalu disambut dengan penuh harapan dan kerinduan oleh umat Islam. Momen ini diyakini sebagai waktu terbaik untuk memperbaiki diri dan kembali mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dalam suasana spiritual yang semakin kuat, umat Islam berupaya meningkatkan kualitas ibadah serta menjauhi perbuatan maksiat. Mereka juga memperbanyak doa dan istighfar agar dosa-dosa yang telah lalu mendapatkan ampunan.

Allah SWT disebut membuka pintu ampunan selebar-lebarnya dan melipatgandakan pahala setiap amal kebaikan di bulan Ramadan. Janji pengampunan diberikan kepada hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam bertaubat dan memperbaiki diri.

Hal itu disampaikan Ustadzah Luthfi Farikurniyah dalam program Taulan Pro2 RRI Sibolga yang membahas kesempatan terakhir menghapus dosa, Selasa, 3 Maret 2026. Dalam dialog yang dipandu Irfan Sihotang tersebut, ia menekankan pentingnya memanfaatkan Ramadan sebagai momentum taubat.

Menurut Luthfi, sebesar apa pun dosa seorang hamba, pintu ampunan Allah tetap terbuka selama ada kesungguhan untuk berubah. “Sebesar apapun dosa seorang hamba, pintu ampunan tetap terbuka selama ia mau bertaubat dengan tulus dan tidak mengulangi kesalahannya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemahaman bahwa Ramadan adalah bulan pengampunan memiliki dasar yang kuat dalam Al-Qur’an dan hadis. “Rasulullah SAW menjelaskan bahwa siapa saja yang berpuasa dengan iman dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni,” kata Luthfi.

Luthfi menambahkan, menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa bukan sekadar kewajiban fisik semata. Sikap tersebut merupakan proses membangun ketakwaan yang menjadi kunci utama dihapusnya dosa dan diterimanya amal ibadah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....