Dampak Bencana, Tradisi Marpangir atau Balimo Sepi
- 19 Feb 2026 08:26 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Berbagai daerah di Indonesia memiliki cara khas dalam menyambut datangnya bulan ramadhan. Begitu juga dengan masyarakat di Pesisir pantai barat Sumatera Utara seperti Sibolga dan Tapanuli Tengah.
Berbeda dengan dari tahun-tahun lalu, untuk tahun tradisi Marpangir atau balimo di Sibolga dan Tapanuli Tengah, Sumatera Utara sepi. Sepinya pelaksanaan itu tidak lepas dari kondisi Sibolga dan Tapanuli Tengah yang masih belum pulih betul dari bencana.
Marpangir atau Balimo-limo merupakan tradisi mandi membersihkan diri dengan menggunakan ramuan alami yang dilakukan setiap menyambut puasa Ramadan, yang sejak dulu dilaksanakan oleh leluhur masyarakat pesisir, hingga saat ini.
"Sekarang sudah tak mungkin lagi kita marpangir atau Balimo-limo di sungai. Lihatlah hampir semua sungai yang ada di Sibolga Tapanuli Tengah ini sudah sangat kotor dan berlumpur, karena bencana banjir yang terjadi pada 25 November 2025 lalu dan banjir terakhir pada Senin 16 Februari 2026 lalu," tutur Suryanti, Rabu, 18 Februari 2026.
Suryanti menyebut, biasanya marpangir dilakukannya bersama keluarga di sungai, namun untuk saat ini, dirinya dan keluarga tetap menjalankan tradisi marpangir atau balimo tersebut di rumah.
Untuk pangir atau limo, dibuat dari aneka daun, bunga, serta rempah yang diracik khusus. Umumnya terdiri dari pandan, serai, jeruk purut, kenanga, dan bunga mawar.
"Tapi ada juga yang menambahkan berapa jenis bahan lainnya seperti akar kautsar dan embelu sebagai pelengkap. Namun, bahan-bahan itu semakin jarang ditemukan," ujar Suryanti.
Mandi Marpangir atau Balimo kata Suryanti, dimaknai sebagai upaya membersihkan diri secara lahir dan batin.
"ni seperti melambangkan kesiapan hati serta niat suci dalam menghadapi ibadah puasa, dan tradisi ini telah dilaksanakan secara turun temurun, sejak dari leluhur masyarakat pesisir hingga saat ini," jelasnya.
Tradisi Marpangir atau balimo ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran dan kesucian diri sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....