Geprita Gulo, Mahasiswa Unimed Berprestasi Dibalik Terpaan Bencana
- 25 Jan 2026 22:20 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga- kisah mahasiswa dengan keteguhan menghadapi bencana sekaligus perjuangan akademik diceritakan dalam program Sibolga Malam Ini Pro1 RRI Sibolga pada Minggu (25/1/2026). Geprita Gulo, seorang mahasiswa unimed menceritakan kisahnya setelah 40% bahagian rumahnya rusak parah akibat longsor november 2025 lalu.
Mahasiswa fakultas bahasa dan seni Unimed tersebut tetap melanjutkan perkuliahan meski kondisi ekonomi keluarga sedang terpuruk akibat bencana, demi cita cita dan membanggakan orang tua. Ia menguatkan diri dengan bekerja sambilan dan mengembangkan bakat seni untuk memenuhi kebutuhan kuliah sehari hari.
Geprita berprofesi sebagai pembawa acara dalam beberapa pernikahan dan kegiatan formal kedinasan di berbagai wilayah kota. Selain itu ia juga tampil sebagai penyanyi solo di beberapa kafe guna menambah pengalaman serta penghasilan mandiri.
Ia juga bekerja sebagai operator pencahayaan dalam berbagai acara hiburan dan pertemuan resmi untuk menambah biaya pendidikan. Pekerjaan tersebut dijalani dengan disiplin sambil tetap menjaga fokus menyelesaikan tugas kuliah tepat waktu.
Prestasi turut diraih setelah lulus seleksi menjadi Duta Bahasa tahun 2025 yang diselenggarakan Balai Bahasa Sumatera Utara. Penghargaan tersebut menjadi motivasi tambahan untuk terus berkembang serta memberi kontribusi nyata bagi diri sendiri dan sekitarnya.
Ia juga terpilih sebagai Terbaik 1 Putra SBB Unimed 2025 melalui proses seleksi ketat berjenjang penuh persaingan. Capaian itu membuktikan keterbatasan bukan penghalang untuk meraih prestasi akademik maupun nonakademik membanggakan.
Menurut Geprita, bencana tidak boleh mematahkan semangat belajar karena pendidikan menjadi jalan keluar dari keterbatasan hidup. Ia percaya prestasi dapat menjadi jembatan perubahan bagi keluarga serta generasi muda daerah pesisir Sibolga.
Program Sibolga Malam Ini menilai kisah tersebut memberi inspirasi luas bagi pendengar dari berbagai latar belakang usia. Semangat pantang menyerah dianggap contoh nyata bahwa keterbatasan bukan penghalang meraih masa depan gemilang.
Ia juga mengajak teman seperjuangan untuk saling menguatkan menghadapi kesulitan dengan sikap optimis dan penuh keyakinan. Semangat bertahan menjadi pesan utama bahwa masa depan tetap bisa diraih dengan usaha serta doa berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....