HMKG ke-79, BMKG Tingkatkan Kualitas Layanan

  • 21 Jul 2026 16:57 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memperkuat layanan meteorologi, klimatologi, dan geofisika untuk mendukung ketahanan nasional. Hal tersebut disampaikan Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani dalam puncak peringatan Hari Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (HMKG) ke-79, Selasa, 21 Juli 2026, dilansir dari situs resmi bmkg.go.id.

Peringatan HMKG ke-79 mengusung tema “BMKG Hebat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Tema tersebut menjadi semangat bagi insan BMKG untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, bekerja dengan integritas, serta memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

Memasuki usia hampir delapan dekade, BMKG terus meningkatkan kualitas layanan agar semakin adaptif dan andal dalam menghadapi tantangan kebencanaan dan perubahan iklim. Informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

BMKG menyebutkan, informasi yang disediakan turut mendukung berbagai sektor, mulai dari pertanian, kelautan, transportasi hingga pembangunan infrastruktur. Informasi iklim dapat menjadi acuan bagi petani dalam menentukan kalender tanam dan mengurangi risiko gagal panen.

Di sektor maritim, layanan Indonesian Weather Information for Shipping (INA-WIS) dimanfaatkan untuk mendukung keselamatan pelayaran dan membantu nelayan mengidentifikasi potensi daerah penangkapan ikan. BMKG juga menyediakan informasi cuaca untuk mendukung keselamatan transportasi darat, laut, dan udara.

Untuk memperkuat sistem peringatan dini, BMKG mengoperasikan sekitar 10.800 alat operasional utama yang terdiri atas alat pengamatan cuaca otomatis, radar cuaca, dan jaringan sensor seismometer. Data tersebut terintegrasi dalam sistem Multi-Hazards Early Warning System (MHEWS) yang didukung teknologi superkomputer dan kecerdasan buatan.

Selain penguatan teknologi, BMKG juga meningkatkan edukasi kebencanaan kepada masyarakat melalui berbagai program. Hingga kini, BMKG telah menyelenggarakan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan, Sekolah Lapang Iklim, serta Sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami di berbagai daerah.

Melalui penguatan layanan dan edukasi tersebut, BMKG berupaya memastikan informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika dapat diterima serta dimanfaatkan masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem Early Warning for Early Action demi keselamatan masyarakat dan ketahanan nasional.



google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....