Ulos Sibolang Untuk yang Sudah Mabalu

  • 15 Jun 2025 18:17 WIB
  •  Sibolga

KBRN,Sibolga : Dalam Budaya Batak, Ulos bukan sekadar kain, melainkan simbol cinta, doa, dan penguatan jiwa. Salah satu ulos yang memiliki makna mendalam adalah Ulos Sibolang, khususnya bagi perempuan yang telah kehilangan pasangan hidup atau mabalu. Dalam program Acara Toba Nauli di pro 1 rri sibolga,sabtu(14/6/2025) , seorang pendengar yang akrab disapa Oppung Rania memberikan tanggapannya tentang pentingnya ulos ini dalam kehidupan adat Batak.

Menurut Oppung Rania, Ulos Sibolang bukan hanya diberikan sebagai bentuk penghormatan kepada seorang janda, namun juga sebagai bentuk pelipur lara dan penguatan hati.

“Ulos Sibolang itu ibarat pelindung jiwa. Ketika seorang perempuan mabalu, jiwanya sedang rapuh. Maka ulos ini diberikan bukan sekadar kain, tapi sebagai bentuk penguatan batin dari keluarga dan masyarakat,” ungkapnya lewat sambungan telepon.

Ia menambahkan bahwa dalam adat Batak, pemberian Ulos Sibolang dilakukan dengan penuh penghormatan dan ritual adat yang sakral.“Biasanya ulos ini disarungkan ke bahu atau diselendangkan, dan diberikan oleh hula-hula atau pihak suami yang sudah meninggal. Ini menandakan bahwa meskipun suami sudah tiada, keluarga besar tetap hadir memberi kekuatan,” katanya

Lebih lanjut, Oppung Rania mengingatkan pentingnya generasi muda untuk memahami dan melestarikan makna di balik setiap ulos.“Kita jangan hanya lihat ulos dari warnanya saja. Ulos itu punya roh. Terutama Ulos Sibolang, warnanya hitam, tapi penuh makna kekuatan dan ketabahan,”

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....