Memilih Lebih Banyak Diam saat Kebaikan Tak Dihargai
- 09 Mar 2025 23:55 WIB
- Sibolga
KBRN, Sibolga : Meski pernah berusaha berbuat baik kepada teman-teman atau saudara-saudara, semua itu dapat berakhir dengan perasaan kecewa yang mendalam terhadap sikap orang-orang di sekitar yang seolah tidak menghargai kebaikan Kita. Hal tersebut tidak jarang membuat kita memilih untuk lebih banyak menyimpan perasaan dalam diri dari pada mengungkapkannya secara terbuka.
Hal itu disampaikan Juli saat Jangan Galau malam-Malam (Jaga Malam) Pro 2 Sibolga, Minggu, (9/3/2025). Juli mengatakan bahwa sejak lama ia terbiasa memberikan perhatian dan kebaikan tanpa mengharapkan imbalan. "Bukan karena tidak ada yang mau saya bilangin, tapi ngapain ngomong kalau akhirnya tidak dihargai?" ujarnya.
Menurutnya, pengalaman-pengalaman pahit ini membuatnya merasa bahwa segala usaha untuk berkomunikasi menjadi sia-sia. "Setiap kali saya mencoba untuk berbagi, rasanya seperti energi saya disia-siakan," tambahnya.
Pengalaman tersebut membuat Juli mulai mempertanyakan nilai dari komunikasi terbuka. Alih-alih berbagi perasaan atau pikiran, ia merasa lebih aman untuk menyimpan semuanya sendiri. Menurutnya, keputusan ini bukanlah bentuk penolakan terhadap orang lain, melainkan bentuk perlindungan diri agar tidak terus-menerus merasa terluka.
“Lebih memilih diam memiliki dampak yang cukup signifikan dalam hubungan sosial saya. Di satu sisi, merasa lebih tenang karena tidak lagi harus menghadapi reaksi yang membuat kecewa. Di sisi lain, beberapa teman dan anggota keluarga merasa bahwa sikap yang tertutup membuat komunikasi menjadi renggang,” katanya.
Bagi Juli, kekecewaan yang ia rasakan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan menjadi pelajaran berharga untuk mengatur ulang prioritas dalam bersosialisasi. Ia menyadari bahwa tidak semua orang akan mampu memberikan apresiasi atas apa yang telah ia berikan.
Oleh karena itu, daripada terus-menerus merasa terluka, ia memilih untuk menghemat energi dan menjaga diri agar tidak semakin terdampak oleh hal-hal negatif. "Lebih baik saya simpan semuanya sendiri daripada menghabiskan energi untuk sesuatu yang tidak dihargai. Ini adalah cara saya untuk tetap menjaga keseimbangan batin," tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....