Mie Gomak Sibolga-Tapteng Tetap Diminati

  • 26 Mei 2025 23:07 WIB
  •  Sibolga

KBRN, Sibolga: Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Kota Sibolga, Sumatera Utara, memiliki banyak tempat wisata salah satu kuliner khasnya. Jadi, saat mengunjungi kedua daerah ini, jangan lewatkan untuk mencicipinya.

Salah satu kuliner khas patut dicoba adalah mie gomak dan tidak sulit untuk menemukannya di warung-warung atau pasar tradisional. Harganya terjangkau, rasanya juga sangat memikat.

Mie gomak adalah hidangan terkenal berasal dari tanah Tapanuli khususnya Sibolga dan Tapteng. Mie ini berbentuk seperti lidi, warna kuning ke jingga.

"Mie Gomak diberi nama, karena dahulu mie ini disajikan dengan cara digomak atau diremas pakai tangan sebelum diletakkan di piring. Tapi kini, mie gomak tak lagi diremas pakai tangan, melainkan disajikan pakai garpu atau sendok untuk menjaga kebersihan makanan," kata Ifah, pedagang mie gomak di Sibolga, saat program Budaya Negeri Pro1 RRI Sibolga pada Sabtu (24/5/2025).

Seiring berjalannya waktu, variasi mie gomak semakin berkembang seperti mie kuah dan mie goreng. Resepnya pakai bumbu khas, yaitu andaliman.

Andaliman adalah bahan penyedap yang memberi cita rasa pedas khas. Bumbu ini mudah ditemukan di Sumatera Utara, sehingga menjadikan mie gomak kian istimewa.

"Mie Gomak adalah hidangan khas punya ukuran lebih besar dibandingkan mie lainnya. Teksturnya lembut, kenyal dan tidak mudah patah saat dimasak," jelasnya.

"Mie gomak belum dimasak disebut mie lidi karena berbentuk seperti batang lidi yang lurus dan tegak. Mirip dengan mie Aceh, namun ukuran mie gomak lebih besar dan lebih padat," lanjut Ifah.

Saat ini kata Ifah, mie gomak sering dijadikan menu sarapan di berbagai warung dan pasar tradisional. Bahkan, ada yang mengombinasikannya dengan lontong, pecel, gado-gado dan hidangan lainnya.

"Kadang mie gomak disajikan bersama dengan gorengan dan telur rebus, tetap dengan bumbu andaliman. Harga mie gomak sangat terjangkau, biasanya tidak melebihi 15 ribu per porsinya," sebutnya.

"Kalau bahannya juga mudah ditemukan, sehingga sering dijadikan menu dalam berbagai acara seperti pernikahan, arisan, pertemuan keluarga, kegiatan doa, komunitas dan acara lainnya. Saat ini, mie gomak juga sudah dijual di beberapa kota lain yang memiliki label etnis Tapanuli," tambahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....