Stunting Bukan Penyakit yang Diturunkan

  • 06 Okt 2026 22:50 WIB
  •  Sibolga

‎RRI.CO.ID, Sibolga- Stunting bukan merupakan penyakit keturunan yang secara otomatis diwariskan orang tua kepada anak. Kondisi tersebut lebih berkaitan dengan berbagai faktor yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak.

‎Penyuluh KB Kota Sibolga, Meylin Fortina Aritonang Saat menjadi narasumber di Pro1 RRI Sibolga, Selasa, 6 Oktober 2026 menjelaskan, pencegahan stunting perlu dilakukan dengan memperhatikan kondisi anak sejak masa kehamilan. Pemenuhan kebutuhan gizi ibu dan anak menjadi salah satu bagian penting dalam upaya tersebut.

‎Selain asupan makanan, pola pengasuhan dan kondisi kesehatan anak juga perlu diperhatikan. Lingkungan tempat tinggal yang kurang sehat turut menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko stunting.

‎Orang tua juga perlu memperhatikan pola pemberian makanan kepada anak sesuai kebutuhan usianya. Kesulitan makan atau gerakan tutup mulut dapat menjadi tantangan apabila menyebabkan kebutuhan gizi anak tidak terpenuhi.

‎Edukasi kepada orang tua menjadi penting agar keluarga memahami cara menyediakan dan mengolah makanan bergizi. Pemahaman tersebut diharapkan membantu orang tua memenuhi kebutuhan nutrisi anak secara lebih baik

‎Pemerintah melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting atau GENTING mendorong keterlibatan berbagai pihak. Dukungan diberikan kepada keluarga yang memiliki risiko stunting, terutama ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita.

‎Pencegahan stunting membutuhkan perhatian sejak dini dan dilakukan secara bersama-sama. Dengan pemenuhan gizi, pengasuhan yang baik, serta lingkungan yang sehat, risiko stunting pada anak dapat ditekan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....