Donor Darah Tak Kenal Batas, Solidaritas Warga Sibolga Menguat
- 17 Sep 2026 08:38 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Kebutuhan darah dapat datang tanpa mengenal waktu, sementara ketersediaannya sangat bergantung pada kepedulian masyarakat untuk berdonor. Momentum Hari Palang Merah Nasional menjadi pengingat pentingnya membangun budaya donor darah sukarela secara konsisten di Sibolga dan Tapanuli Tengah.
Yovie Sihotang, relawan dan aktivis donor darah Sibolga-Tapanuli Tengah, menyampaikan pandangannya melalui sambungan telepon selular dalam program SPADA. Penyampaian tersebut berlangsung Kamis 17 September 2026, membahas peran masyarakat menjaga ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan transfusi.
"Donor darah bukan hanya tentang memberikan darah, tetapi juga bentuk kepedulian kepada sesama," ujarnya saat menyampaikan pandangan kepada pendengar Pro 2 RRI Sibolga. Menurutnya, kesadaran berdonor perlu terus dibangun agar masyarakat memahami bahwa kebutuhan darah berlangsung sepanjang waktu.
Selama ini, kegiatan donor darah kerap muncul ketika keluarga atau kerabat membutuhkan transfusi dalam kondisi tertentu. Padahal, keberadaan pendonor sukarela yang rutin dapat membantu mendukung ketersediaan darah sebelum kebutuhan mendesak terjadi.
"Kita harus membangun kesadaran bahwa donor darah merupakan kebiasaan kemanusiaan yang bisa dilakukan secara sukarela," tambahnya. Ia menilai ajakan berdonor perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui komunitas, lingkungan kerja, organisasi, maupun kelompok masyarakat.
PMI menempatkan donor darah sukarela sebagai bagian penting dalam mendukung pelayanan darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui berbagai kegiatan donor, masyarakat dapat berkontribusi menjaga ketersediaan darah sekaligus memperkuat solidaritas kemanusiaan di daerah.
Bagi Yovie, pengalaman terlibat dalam kegiatan donor darah menunjukkan bahwa kepedulian masyarakat dapat tumbuh ketika informasi mengenai donor disampaikan secara tepat. Edukasi mengenai persyaratan, pemeriksaan kesehatan, serta manfaat donor menjadi bagian penting sebelum masyarakat mengikuti kegiatan tersebut.
Peringatan Hari Palang Merah Nasional menjadi momentum untuk memperluas kesadaran donor darah sukarela di tengah masyarakat Sibolga dan Tapanuli Tengah. Setetes darah yang diberikan secara sukarela menjadi bagian dari upaya kemanusiaan untuk membantu sesama ketika membutuhkan pertolongan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....