Waspada Vape, Kandungan Kimianya Bisa Mengancam Kesehatan
- 21 Agt 2026 07:15 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Penggunaan vape atau rokok elektronik tetap perlu diwaspadai karena mengandung bahan kimia yang berpotensi membahayakan kesehatan. Informasi tersebut disampaikan dalam program Sibolga Menyapa Pro 1 RRI Sibolga, Jumat, 21 Agustus 2026.
Cairan vape yang dipanaskan menghasilkan berbagai senyawa kimia yang kemudian masuk ke tubuh melalui uap. Paparan zat tersebut berpotensi memengaruhi kesehatan terutama sistem pernapasan jika berlangsung secara terus-menerus dalam jangka panjang.
Diacetyl menjadi salah satu bahan kimia yang mendapat perhatian karena digunakan untuk memberikan rasa mentega pada uap vape. “Diacetyl diketahui berkaitan dengan gangguan serius pada paru-paru sehingga pengguna vape perlu memahami risikonya,” ujar narasumber.
Paparan diacetyl dikaitkan dengan bronkiolitis obliterans yang dikenal sebagai popcorn lung dalam sejumlah pembahasan kesehatan. “Istilah popcorn lung muncul karena kondisi tersebut pernah dikaitkan dengan paparan bahan kimia perasa tertentu,” jelasnya.
Selain diacetyl, pemanasan cairan vape juga dapat menghasilkan senyawa aldehida seperti formaldehida yang bersifat karsinogenik. “Perbedaan jumlah zat karsinogen dengan rokok konvensional tidak berarti vape bebas dari risiko kesehatan,” tegas narasumber.
Formaldehida diketahui berpotensi meningkatkan risiko kanker, sementara paparan bahan kimia lainnya dapat memengaruhi tubuh secara langsung. Karena itu, penggunaan vape dalam jangka panjang tetap perlu menjadi perhatian masyarakat, khususnya pengguna rutin.
Masyarakat diimbau memahami bahwa vape bukan sekadar menghasilkan uap beraroma yang terlihat lebih ringan dibandingkan asap rokok. Kesadaran terhadap kandungan dan risiko vape penting agar masyarakat dapat mengambil keputusan kesehatan secara lebih bijak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....