Kenali Stawberry Skin (Keratosis Pilaris) dan Penyebabnya
- 19 Jun 2026 20:03 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Strawberry skin atau kulit stroberi merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan munculnya bintik-bintik kecil berwarna gelap pada permukaan kulit. Kondisi ini dinamakan strawberry skin karena tampilannya menyerupai biji-biji yang terdapat pada buah stroberi.
Strawberry skin umumnya muncul pada area kaki, paha, dan lengan akibat pori-pori atau folikel rambut yang tersumbat. Sumbatan tersebut biasanya berasal dari minyak, sel kulit mati, kotoran, atau rambut yang terjebak di dalam kulit sehingga menimbulkan tampilan berbintik dan tekstur yang kasar.
Salah seorang pendengar Pro 2 RRI Sibolga, Via berbagi pengalamannya pada acara SPADA, Kamis, 18 Juni 2026. Ia mengaku pernah mengalami strawberry skin pada bagian kaki dan lengan.
“Awalnya saya mengira bintik-bintik kecil itu karena kulit kotor. Setelah mencari informasi, ternyata kondisi tersebut dikenal sebagai strawberry skin,” ujar Nabila.
Ia mengatakan kondisi tersebut membuat kulit terlihat kurang mulus sehingga sempat mengurangi rasa percaya dirinya. "Jadi sering tidak percaya diri kalau pakai rok pendek atau celana pendek" tambahnya.
Berdasarkan berbagai sumber kesehatan, strawberry skin biasanya ditandai dengan munculnya bintik-bintik hitam atau cokelat kecil pada kulit. Kondisi ini juga dapat membuat permukaan kulit terasa kasar dan tampak tidak merata.
Nabila mengatakan bintik-bintik tersebut semakin terlihat setelah ia mencukur rambut pada kaki. Ia juga merasakan kulit menjadi lebih kering apabila tidak rutin menggunakan pelembap.
Menurut penjelasan para ahli, salah satu penyebab utama strawberry skin adalah pori-pori dan folikel rambut yang tersumbat. Penumpukan minyak, sel kulit mati, dan kotoran yang teroksidasi dapat menyebabkan munculnya titik-titik gelap pada permukaan kulit.
Selain penyumbatan pori, kebiasaan mencukur dengan teknik yang kurang tepat juga dapat memicu kondisi tersebut. Penggunaan pisau cukur yang tumpul dan kurangnya perawatan kulit setelah mencukur dapat meningkatkan risiko iritasi.
Kondisi kulit kering turut menjadi faktor yang memperjelas tampilan strawberry skin. Kurangnya kelembapan membuat sel kulit mati lebih mudah menumpuk pada permukaan kulit.
Para ahli juga menjelaskan bahwa strawberry skin sering dikaitkan dengan keratosis pilaris. Kondisi ini terjadi akibat penumpukan keratin pada folikel rambut sehingga menimbulkan benjolan kecil yang terasa kasar.
“Sekarang saya lebih rutin membersihkan kulit, menggunakan pelembap, dan melakukan eksfoliasi ringan. Perlahan tampilan bintik-bintik itu mulai berkurang,” kata Nabila.
Produksi minyak dan keringat berlebih juga dapat memperparah strawberry skin, terutama di daerah beriklim panas dan lembap. Karena itu, menjaga kebersihan kulit dan menggunakan pakaian yang nyaman menjadi langkah penting untuk mencegah kondisi tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....