Bukan Sekadar Lelah, Kebiasaan Mendengkur Keras Bisa Jadi Gejala Sleep Apnea
- 17 Jun 2026 12:15 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga – Kebiasaan mendengkur atau ngorok saat tidur sering kali dianggap wajar akibat kelelahan beraktivitas. Namun, mendengkur terlalu keras bisa jadi merupakan indikasi gangguan tidur serius bernama sleep apnea.
Sleep apnea adalah kondisi di mana pernapasan seseorang sempat terhenti sementara selama beberapa detik. Hal ini terjadi karena otot belakang tenggorokan terlalu rileks hingga menyumbat saluran napas kamu.
Akibatnya, pasokan oksigen penting menuju otak dan seluruh tubuh menjadi terganggu saat malam hari. Gejala utamanya adalah mendengkur keras serta terbangun tiba-tiba dalam kondisi seperti sedang tersedak.
Penurunan kualitas tidur akibat gangguan ini sempat dirasakan langsung oleh keluarga pendengar Pro 2 bernama Salsa. Melalui whatsapp interaktif Pro 2 saat acara program siaran Jaga malam pada Sabtu, 13 Juni 2026, ia menceritakan kebiasaan mendengkur ayahnya.
| Baca juga: Kurang Tidur Ancam Produktivitas Masyarakat |
"Anehnya, setiap bangun pagi ayah selalu mengeluh badannya lemas, pusing, dan gampang mengantuk," ujar Salsa . Setelah diperiksakan ke dokter, barulah pihak keluarga mengetahui bahwa itu merupakan gejala sleep apnea.
Untuk mengantisipasi bahaya jangka panjang, masyarakat kini diimbau agar lebih peka terhadap kualitas tidur. Langkah awal yang bisa dilakukan secara mandiri adalah dengan mulai konsisten menerapkan gaya hidup sehat.
Kamu disarankan untuk menghindari konsumsi rokok serta selalu menjaga berat badan tetap berada di angka ideal. Ingat, tidur bukan sekadar tentang durasi atau berapa jam mata kita terpejam setiap malamnya.
Kualitas tidur yang baik sangat menentukan kondisi kebugaran fisik kamu untuk beraktivitas esok hari. Jika mendengkur sudah mulai mengganggu aktivitas siang hari, segera konsultasikan ke fasilitas kesehatan terdekat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....