Kenali Jenis Makanan Pemicu Asam Urat usai Kurban
- 29 Mei 2026 08:54 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Tapanuli Tengah — Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah mengingatkan masyarakat lebih berhati-hati mengonsumsi daging kurban saat perayaan Idul Adha. Konsumsi makanan tinggi purin berlebihan dapat memicu peningkatan kadar asam urat hingga menyebabkan nyeri persendian, Kamis, 28 Mei 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah, Lisna Panjaitan mengatakan kadar asam urat sangat dipengaruhi pola konsumsi makanan sehari-hari masyarakat. Menurutnya, penderita asam urat harus membatasi makanan tinggi purin agar keluhan persendian tidak mudah kambuh.
| Baca juga: Makanan Kaya Retinol Alami Baik untuk Kulit |
“Penderita asam urat dianjurkan membatasi makanan tinggi purin karena dapat memicu kambuhnya penyakit,” ujar Lisna Panjaitan. Ia menjelaskan, kristal asam urat terbentuk ketika kadar purin berlebihan menumpuk pada bagian persendian tubuh manusia.
Lisna mengimbau masyarakat mengonsumsi daging kurban secukupnya serta menghindari konsumsi jeroan secara berlebihan selama Idul Adha. Selain itu, masyarakat juga dianjurkan mengurangi minuman manis dan memperbanyak konsumsi air mineral setiap harinya.
“Jangan jadikan daging kurban sebagai menu utama setiap waktu makan selama beberapa hari berturut-turut,” lanjutnya. Menurut Lisna, pola konsumsi seimbang membantu masyarakat menikmati Idul Adha tanpa membebani kesehatan persendian tubuh mereka.
Dalam kesempatan tersebut, Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah turut memberikan edukasi mengenai makanan penyebab meningkatnya kadar asam urat masyarakat. Beberapa makanan tersebut antara lain roti, madu, alkohol, makanan laut, jeroan, daging merah, hingga jamur.
Selain itu, masyarakat juga diminta membatasi konsumsi bayam, kembang kol, serta beberapa jenis kacang-kacangan tertentu. Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah berharap masyarakat tetap menjaga kesehatan selama menikmati hidangan khas Idul Adha bersama keluarga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....