Hantavirus Jadi Ancaman, Dinkes Sibolga Ajak Warga Waspadai Penularan Sejak Dini
- 14 Mei 2026 16:59 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Hantavirus mulai dikhawatirkan berpotensi mewabah apabila populasi tikus meningkat dan kebersihan lingkungan kurang terjaga dengan baik. Kondisi tersebut perlu diwaspadai masyarakat karena penularan dapat terjadi melalui paparan kotoran atau terkontaminasi urine tikus.
Informasi tersebut disampaikan oleh Sri Wahyuni selaku Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Sibolga Kepada Pro 1 RRI Sibolga. Informasi tersebut disampaikan pada Program Acara Kentongan, Selasa ,12 Mei 2026.
Hantavirus merupakan penyakit yang ditularkan melalui tikus dan kotorannya kepada manusia melalui berbagai media perantara. Penyakit tersebut dapat menyebar ketika manusia menghirup partikel terkontaminasi pada lingkungan yang kurang bersih di area permukiman padat.
Masyarakat perlu memahami penyebab penularan Hantavirus agar dapat melakukan langkah pencegahan sejak dini secara tepat dan menyeluruh. "Masyarakat harus menjaga kebersihan rumah serta mencegah paparan tikus pada benda maupun makanan di lingkungan sekitar," ujar Sri Wahyuni.
Gejala Hantavirus meliputi demam, nyeri otot, dan gangguan pernapasan yang perlu diwaspadai oleh masyarakat sejak awal. Penanganan cepat diperlukan agar penderita segera mendapatkan pemeriksaan medis dan penanganan kesehatan secara tepat oleh tenaga kesehatan setempat.
Sri Wahyuni mengingatkan masyarakat membersihkan lingkungan rumah untuk mengurangi risiko berkembangnya populasi tikus liar di sekitar tempat tinggal. "Lingkungan bersih membantu menekan risiko penularan penyakit dari tikus kepada keluarga dan masyarakat," ujarnya.
Melalui siaran tersebut masyarakat diharapkan semakin memahami bahaya Hantavirus dan pentingnya pencegahan sejak dini bagi kesehatan anggota keluarga. Edukasi kesehatan terus dilakukan agar masyarakat mampu menerapkan perilaku hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari secara konsisten dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....