Suntik Putih dan Kolagen: Jangan Tergoda, Cek Dulu

  • 04 Feb 2026 23:20 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Tren suntik putih dan kolagen makin diminati, namun risikonya perlu dipahami sebelum memilih perawatan. Banyak masyarakat ingin hasil instan, padahal perawatan dari dalam tetap menjadi kunci utama kesehatan kulit.

Hal tersebut dijelaskan dr. Julani Sihombing, dokter praktik pada klinik kecantikan di Kota Sibolga, saat dihubungi melalui telepon dalam obrolan Sibolga Malam Ini Pro1 RRI Sibolga, Rabu 4 Februari 2026. Menurutnya, perawatan yang aman dan terukur akan memberi hasil lebih sehat, natural, dan bertahan lama.

Dipaparkan oleh dr. Julani, perawatan kecantikan dari dalam harus dimulai dari pola makan, tidur, dan asupan cairan cukup. “Kalau tubuh sehat, kulit ikut membaik, jadi jangan langsung cari cara instan seperti suntik,” ujar dr. Julani.

Ia menegaskan suplemen kecantikan boleh dikonsumsi, tetapi harus dipilih sesuai kebutuhan dan kondisi tubuh. Suplemen yang tidak jelas kandungannya dapat memicu gangguan pencernaan, alergi, hingga efek samping jangka panjang.

Terkait suntik putih, dr. Julani menjelaskan prosedur tersebut harus dilakukan secara medis dengan pemeriksaan terlebih dahulu. Beberapa bahan pemutih tertentu berisiko membebani hati dan ginjal jika digunakan tanpa pengawasan dokter.

Selain itu, suntik kolagen juga perlu dipahami fungsinya agar tidak menimbulkan ekspektasi berlebihan pada hasil perawatan. “Kolagen bukan sulap, dan tidak semua orang cocok, apalagi kalau dilakukan tanpa evaluasi dokter,” tegas dr. Julani.

Ia menambahkan reaksi alergi, infeksi, hingga iritasi kulit bisa terjadi bila prosedur dilakukan di tempat tidak resmi. Penggunaan jarum yang tidak steril dapat menimbulkan risiko serius, termasuk penularan penyakit berbahaya pada pasien.

dr. Julani mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah tergiur iklan perawatan murah yang menjanjikan kulit putih cepat. Ia menekankan klinik resmi wajib menjelaskan manfaat, risiko, serta efek samping sebelum tindakan dilakukan.

Selain tindakan medis, ia menyarankan perawatan dari dalam dilakukan dengan rutin berolahraga dan mengelola stres. Stres berkepanjangan dapat memperburuk jerawat, membuat kulit kusam, serta mempercepat tanda penuaan pada wajah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....