Jam Puncak Sinar UV Matahari Yang Perlu Dihindari
- 23 Jan 2026 08:08 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Program Sibolga Siang Ini Pro1 RRI Sibolga pada Jumat (23/1/2026) membahas tentang risiko sinar ultraviolet. Topik ini menyoroti jam panas matahari tertinggi yang berisiko merusak kulit terutama saat sedang menjalani perawatan kesehatan kulit.
Yoanita Antika, seorang SPG produk kecantikan yang memahami waktu aman beraktivitas di luar ruangan selama proses perawatan kulit, yang dihubungi melalui telepon selular menjelaskan. Menurutnya paparan sinar matahari dengan sinar ultraviolet berada pada tingkat tertinggi dan dapat mempercepat kerusakan jaringan kulit terjadi antara pukul sepuluh hingga pukul empat sore setiap hari.
Ia menjelaskan sinar ultraviolet dapat menyebabkan kulit kusam muncul flek hitam serta mempercepat penuaan dini jika terpapar berlebihan. Kondisi ini semakin berisiko bagi pengguna produk perawatan yang sedang menjalani proses regenerasi kulit.
Yoanita menyarankan masyarakat menghindari aktivitas luar ruangan saat jam panas matahari sedang mencapai puncaknya. Jika terpaksa keluar rumah penggunaan tabir surya dan pelindung wajah sangat dianjurkan demi menjaga kesehatan kulit.
| Baca juga: Retinol Efektif Digunakan pada Malam Hari |
Program tersebut menyoroti pentingnya memilih waktu berjemur yang tepat agar manfaat vitamin tetap diperoleh tanpa merusak jaringan kulit. Waktu pagi sebelum pukul sembilan dinilai lebih aman dibanding siang hari yang intensitas radiasinya tinggi.
Ia mengingatkan penggunaan produk eksfoliasi dan krim pemutih sebaiknya disertai perlindungan ekstra terhadap paparan sinar matahari langsung. Perawatan tanpa perlindungan dinilai dapat memperburuk kondisi kulit serta menimbulkan iritasi berkepanjangan.
Yoanita menilai kesadaran masyarakat masih rendah terhadap bahaya sinar ultraviolet saat beraktivitas di luar ruangan. Edukasi rutin diperlukan agar perawatan kulit memberikan hasil optimal tanpa risiko kerusakan jangka panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....