Risiko dan Tips Aman Gunakan Propolis

  • 25 Des 2024 11:41 WIB
  •  Sibolga

KBRN, Sibolga: Propolis menawarkan manfaat kesehatan, tetapi penggunaannya perlu kehati-hatian. Bahan ini belum memiliki standar dosis resmi karena tidak diatur badan pengawas obat seperti BPOM di Indonesia. Oleh sebab itu, konsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi herbal ini sangat dianjurkan.

Dalam siaran Pro1 RRI Sibolga, Selasa (24/12/2024), Mengutip Hello sehat, Beberapa kondisi kesehatan memerlukan perhatian khusus. Penggunaan propolis tidak disarankan untuk penderita asma, ibu hamil, ibu menyusui, serta orang dengan gangguan perdarahan. Herbal ini juga sebaiknya dihentikan dua minggu sebelum operasi untuk menghindari risiko perdarahan yang lebih tinggi.

Efek samping penggunaan propolis dapat mencakup reaksi alergi, terutama bagi mereka yang alergi terhadap produk lebah seperti madu atau serbuk sari. Gejala umum meliputi ruam kulit, gatal, atau bahkan iritasi mulut jika digunakan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, pengguna dengan riwayat alergi harus berhati-hati.

Selain efek samping, propolis juga dapat berinteraksi dengan obat lain. Penting untuk memberi tahu dokter atau apoteker tentang semua obat dan suplemen yang sedang dikonsumsi untuk menghindari risiko overdosis atau komplikasi.

Waspadai pula produk palsu di pasaran. Pastikan Anda membeli propolis dari distributor resmi dan terpercaya. Periksa apakah produk memiliki izin edar dari BPOM untuk memastikan keamanannya. Dengan cara ini, manfaat propolis dapat dirasakan secara optimal tanpa risiko yang merugikan kesehatan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....