Pengaruh Stres pada Kantung Mata
- 06 Des 2024 09:12 WIB
- Sibolga
KBRN, Sibolga : Program Spada Pro 2 RRI Sibolga kali ini mengangkat tema menarik mengenai pengaruh stres pada kesehatan, khususnya kantung mata. Topik ini dirangkum dari postingan Facebook Dr. Ema Surya Pratiwi, yang membahas hubungan erat antara stres dan perubahan fisik.
Stres menjadi salah satu penyebab utama munculnya kantung mata dan lingkar hitam di sekitarnya. Ketegangan emosional meningkatkan aliran darah, membuat pembuluh darah di bawah mata lebih tampak.
Dr. Ema menjelaskan bahwa kurang tidur akibat stres memperburuk kondisi kantung mata. Cairan yang tertahan di bawah mata menciptakan pembengkakan dan warna gelap.
Hormon stres seperti kortisol turut mempercepat penipisan kulit di area mata. Kondisi ini membuat jaringan kulit lebih rapuh dan rentan terhadap pengaruh lingkungan.
Selain itu, stres menghambat proses regenerasi kulit sehingga kulit di sekitar mata kehilangan kelembapan alaminya. Akibatnya, warna kulit tampak kusam dan kantung mata terlihat jelas.
Menurut Dr. Ema, stres kronis dapat memengaruhi produksi kolagen, protein penting untuk elastisitas kulit. Kekurangan kolagen memperburuk kerutan dan kantung mata.
Pola makan yang tidak sehat sering kali menyertai stres, memperparah kesehatan kulit. Konsumsi makanan tinggi garam juga meningkatkan retensi cairan di bawah mata.
Untuk mengurangi dampak stres, Dr. Ema merekomendasikan teknik relaksasi seperti meditasi dan olahraga ringan. Aktivitas ini membantu menurunkan kadar hormon stres dan memperbaiki kualitas tidur.
Selain itu, penggunaan masker mata berbahan alami bisa membantu meredakan bengkak. Masker timun atau kantung teh dingin efektif menenangkan area mata yang tegang.
Diharapkan dengan topik bahasan ini masyarakat lebih menjaga kesehatan mental untuk mencegah efek buruk stres, memberi wawasan baru tentang pentingnya keseimbangan hidup.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....