Anjing Rabies Tidak Selalu Agresif, Waspadai Gejala Lain
- 20 Okt 2024 21:58 WIB
- Sibolga
KBRN, Sibolga: Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Sibolga, Sri Wahyuni, menyatakan bahwa anjing yang terinfeksi rabies tidak selalu menunjukkan perilaku agresif. Beberapa anjing justru terlihat tenang, meskipun sudah terinfeksi virus rabies, sehingga penting untuk tetap waspada terhadap setiap hewan yang menggigit.
“Anjing rabies tidak selalu agresif atau galak, ada yang tenang namun tetap membawa virus. Ada kasus di mana anjing tampak tenang, tapi mendadak kejang atau mati dalam beberapa hari setelah menggigit,” ungkapnya saat wawancara dengan dengan Pro1 RRI Sibolga, Senin (7/10/2024). Hal ini menjelaskan bahwa perilaku hewan tidak bisa dijadikan satu-satunya indikator untuk mendeteksi rabies.
Sri juga menegaskan pentingnya memantau anjing yang menggigit selama 14 hari, apakah menunjukkan gejala rabies atau tidak. Jika anjing tersebut mati dalam kurun waktu tersebut, dinas kesehatan akan segera melakukan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan ada tidaknya virus rabies dalam tubuh hewan.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak langsung membunuh hewan yang menggigit. Hewan tersebut perlu dipantau secara ketat untuk membantu proses penegakan diagnosis.
Masyarakat juga diingatkan untuk tidak menyepelekan gigitan anjing meskipun hewan tersebut tampak tenang. Segera bersihkan luka dengan air mengalir dan sabun, lalu datangi fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....