Layanan Digital Ramah Warga Cegah Hambatan Pelayanan Publik

  • 10 Jul 2026 05:32 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Digitalisasi layanan publik harus memudahkan warga mengakses administrasi, kesehatan, perizinan, pengaduan, serta informasi pemerintah daerah. Namun, keterbatasan perangkat, jaringan internet, dan pemahaman aplikasi masih menjadi hambatan bagi sebagian masyarakat pengguna layanan digital.

Rina Siregar, masyarakat pengguna layanan, menyampaikan pengalamannya melalui sambungan telepon selular dalam program Sibolga Malam Ini Pro1 RRI Sibolga pada Kamis 9 Juli 2026, membahas pentingnya pelayanan digital yang mudah, cepat, aman, dan inklusif.

“Banyak warga lanjut usia masih kesulitan mengurus dokumen daring karena belum memahami aplikasi dan tidak memiliki perangkat memadai,” ujarnya. Ia berharap petugas pelayanan tetap memberikan pendampingan langsung bagi masyarakat yang belum terbiasa menggunakan teknologi digital dalam keseharian.

Menurut Rina, layanan kependudukan dan pendaftaran kesehatan daring seharusnya dirancang sederhana agar mudah digunakan seluruh kelompok masyarakat. Penggunaan bahasa jelas, petunjuk singkat, serta pilihan bantuan petugas dinilai penting untuk mengurangi kebingungan warga saat mengakses layanan.

Digitalisasi pelayanan juga perlu didukung jaringan internet stabil, terutama pada wilayah pesisir, perdesaan, dan lingkungan masyarakat dengan akses terbatas. Ketersediaan jaringan baik membantu warga mengirim dokumen, menerima informasi, memantau pengajuan, dan menyampaikan keluhan secara cepat kepada pemerintah.

“Pelayanan digital jangan sampai membuat warga merasa ditinggalkan, sebab tidak semua orang memahami teknologi dengan kemampuan sama,” tambahnya. Rina menilai layanan tatap muka tetap diperlukan sebagai pilihan bagi warga lanjut usia, penyandang disabilitas, dan masyarakat kurang perangkat.

Pemerintah daerah diharapkan menyediakan loket bantuan, pelatihan penggunaan aplikasi, serta petugas pendamping pada setiap pelayanan digital masyarakat. Langkah tersebut dapat memastikan transformasi digital berjalan merata tanpa mengabaikan kebutuhan warga yang memiliki keterbatasan akses teknologi.

Masyarakat juga perlu meningkatkan literasi digital dengan mempelajari prosedur layanan resmi dan menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi. Kolaborasi pemerintah dan warga akan menjadikan layanan publik digital lebih ramah, terpercaya, mudah diakses, serta benar-benar bermanfaat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....