Rektor UMTS Dilantik, Darliana: Penguatan Akademik dan Pengabdian
- 11 Jun 2026 12:40 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Padangsidimpuan - Darliana Sormin resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) periode 2026–2030. Darliana dilantik oleh Andy Dwi Bayi Bawono, bendahara Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) mewakili Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, di aula UMTS jalan M Arif, Kota Padangsidimpuan pada Rabu, 10 Juni 2026.
Ketua panitia pelantikan Rektor UMTS, Arifana menjelaskan pelantikan digelar berdasarkan Surat Keputusan (SK) PP Muhammadiyah No 243/KEP/I.0/D/2026. Menurutnya, pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang bertujuan menjaga keberlanjutan tata kelola perguruan tinggi Muhammadiyah.
"Seluruh rangkaian pelantikan disiapkan dengan baik sebagai bentuk penghormatan terhadap proses regenerasi kepemimpinan di lingkungan UMTS. Darliana menggantikan posisi Rektor sebelumnya Muhammad Darwis yang diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran UMTS sebagai perguruan tinggi unggul dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat," jelas Arifana.
Pelantikan Darliana juga menjadi simbol semakin kuatnya peran perempuan dalam kepemimpinan perguruan tinggi Muhammadiyah. Sebagai rektor perempuan kedua di UMTS, kehadirannya diharapkan mampu membawa semangat baru dalam membangun tata kelola kampus lebih progresif, inklusif, dan berorientasi pada mutu.
"Keluarga besar UMTS menyambut kepemimpinan baru tersebut dengan optimisme tinggi. Dukungan dari civitas akademika, alumni, Persyarikatan Muhammadiyah, serta berbagai pemangku kepentingan diyakini menjadi modal penting dalam mewujudkan visi UMTS sebagai perguruan tinggi unggul di tingkat regional maupun nasional," tambahnya.
Sementara Rektor UMTS yang baru dilantik, Darliana Sormin mengaku kepemimpinan di perguruan tinggi UMTS merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menilai kampus tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga berfungsi membentuk karakter dan nilai-nilai kemanusiaan dibutuhkan masyarakat.
"Pendidikan tinggi harus mampu menghasilkan lulusan yang berintegritas, memiliki daya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional. Oleh karena itu, penguatan kualitas akademik akan menjadi salah satu fokus utama kepemimpinannya," kata Darliana.
"Selain penguatan akademik, peningkatan kapasitas penelitian dan inovasi yang relevan juga penting dengan kebutuhan masyarakat. Perguruan tinggi harus mampu menghasilkan berbagai kajian ilmiah memberikan solusi terhadap tantangan pembangunan di daerah, khususnya wilayah Tabagsel meliputi Tapsel, Paluta, Madina, Palas, Padangsidimpuan, Tapteng dan Sibolga," lanjutnya.
Di bidang pengabdian masyarakat kata Darliana, UMTS juga diharapkan semakin aktif menjalankan program-program pemberdayaan umat yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan misi Muhammadiyah dalam menghadirkan kemanfaatan bagi umat dan bangsa.
"Menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin pesat, kami menegaskan komitmen untuk membawa UMTS menjadi kampus yang adaptif terhadap transformasi digital. Kendati, kami akui kemajuan teknologi harus tetap berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan," tutup Darliana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....