Api Minyak Mengintai Dapur, Ini Cara Selamat

  • 07 Feb 2026 14:29 WIB
  •  Sibolga

​RRI.CO.ID, Sibolga - Api minyak adalah kebakaran dari minyak goreng panas yang menyala yang sering terjadi saat memasak. Agus Santoso petugas pemadam kebakaran di Tapanuli Tengah menjelaskan hal ini melalui telepon selularnya dalam program obrolan Sibolga Pagi Ini Pro1 RRI Sibolga pada Jumat 6 Februari 2026.

Api minyak biasanya terjadi saat minyak terlalu panas, terkena percikan api, atau kompor dibiarkan menyala. Kondisi tersebut membuat nyala cepat membesar karena minyak bersifat mudah terbakar dan menyebarkan panas.

“Api minyak itu berbeda, karena bahan bakarnya cairan panas yang terus menyuplai nyala,” kata Agus. Ia menyebut kebakaran jenis ini bisa melonjak dalam hitungan detik dan membakar dapur secara cepat.

Dampaknya sangat berbahaya karena dapat memicu ledakan kecil, luka bakar, dan asap tebal beracun. Kebakaran juga bisa merambat ke tabung gas, tirai, atau perabot kayu di sekitar kompor.

Kesalahan fatal yang sering terjadi adalah menyiram api minyak memakai air karena terlihat paling mudah. Air akan langsung menguap, memercikkan minyak panas, lalu api menyambar lebih besar dan meluas.

“Yang paling sering kami temukan, panik lalu disiram air, padahal itu memperparah,” ujar Agus. Ia menegaskan percikan minyak dapat mengenai wajah dan tubuh sehingga luka bakar bisa sangat serius.

Cara aman memadamkan api minyak adalah mematikan kompor lalu menutup wajan dengan tutup logam. Jika ada, gunakan kain basah tebal atau handuk basah untuk menutup sumber api secara rapat.

Bubuk pemadam api ringan atau APAR jenis dry powder juga efektif untuk kebakaran minyak di dapur. Agus mengingatkan, jangan mengangkat wajan menyala karena risiko tumpah dan menyambar ke tubuh.

Ia menyarankan masyarakat menyiapkan tutup panci, kain tebal, dan APAR kecil di area dapur. Kebiasaan memasak aman juga perlu, seperti tidak meninggalkan kompor menyala tanpa pengawasan.

Agus berharap edukasi api minyak semakin dipahami agar kejadian kebakaran rumah dapat ditekan. Ia mengajak warga tetap tenang, bertindak benar, dan segera hubungi pemadam bila api tak terkendali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....