Dampak Menyiramkan Air pada Mesin Motor yang Panas
- 01 Feb 2026 07:45 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Kebiasaan menyiram air ke mesin motor saat kondisi panas berisiko merusak komponen penting kendaraan jangka panjang. Praktik ini sering dilakukan pengendara setelah menempuh jarak jauh tanpa memahami dampak teknis jangka panjangnya terhadap mesin kendaraan.
Hal tersebut dijelaskan Ramlan Caniago, Kepala Teknisi showroom resmi sepeda motor di Kota Sibolga, saat dihubungi melalui telepon. Ramlan menjelaskan dalam obrolan Sibolga Pagi Ini Pro1 RRI Sibolga, Minggu 1 Februari 2026, melalui sambungan telepon selular.
Menurut Ramlan, perubahan suhu ekstrem pada mesin dapat menimbulkan tekanan serius pada material logam internal kendaraan bermotor modern. “Saat mesin masih panas lalu langsung disiram air dingin, logam di dalam mesin mengalami tekanan mendadak,” ujar Ramlan.
Tekanan tersebut terjadi ketika mesin panas langsung disiram air dingin setelah perjalanan jauh menggunakan sepeda motor oleh pengendara. Kondisi ini menyebabkan pemuaian dan penyusutan mendadak sehingga memicu retakan halus komponen mesin bagian dalam kendaraan bermotor tersebut.
Kerusakan tersebut sering tidak langsung terasa namun berdampak besar terhadap performa mesin jangka panjang penggunaan harian kendaraan bermotor. Selain itu air berpotensi masuk ke sistem kelistrikan mesin ketika kondisinya masih sangat panas saat perjalanan jauh berlangsung.
Masuknya air dapat memicu korsleting serta gangguan pengapian pada sepeda motor modern yang digunakan pengendara harian jarak jauh. “Air bisa masuk ke bagian kelistrikan dan ini sangat berisiko menyebabkan gangguan pengapian,” tegas Ramlan.
Ramlan menegaskan kebiasaan menyiram mesin panas justru mempercepat kerusakan komponen penting kendaraan bermotor saat perjalanan jauh liburan panjang. Ia menyarankan pengendara menghentikan mesin dan menunggu dingin sebelum membersihkan kendaraan sepeda motor setelah perjalanan jauh selesai sepenuhnya.
Pendinginan alami dinilai lebih aman karena membantu material mesin kembali stabil bertahap tanpa tekanan suhu ekstrem berbahaya tambahan. Metode ini mampu menjaga keawetan mesin serta mengurangi risiko kerusakan jangka panjang pada sepeda motor milik pengendara pribadi.
Edukasi perawatan kendaraan menjadi penting agar pengendara tidak salah menangani mesin panas setelah perjalanan jauh menggunakan sepeda motor. Kesalahan sederhana berpotensi menimbulkan biaya perbaikan besar di kemudian hari bagi pemilik kendaraan bermotor jarak jauh harian tersebut.
Ramlan berharap pengendara semakin sadar pentingnya merawat mesin dengan cara tepat demi menjaga performa kendaraan bermotor tetap optimal. Perawatan benar diyakini membuat perjalanan jauh lebih aman nyaman serta menyenangkan bagi pengendara sepeda motor bersama keluarga tercinta.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....