Pilih Jurusan Kuliah Sesuai Minat agar Tidak Bosan

  • 04 Nov 2025 19:44 WIB
  •  Sibolga

KBRN, Sibolga : Memasuki masa transisi dari bangku SMA menuju perguruan tinggi, banyak siswa dihadapkan pada keputusan penting yakni memilih jurusan kuliah. Hal itu disampaikan oleh Ms. Evi saat Fun With English Pro 2 Sibolga, Sabtu (1/11/2025) dengan topik "It's New Chapter of Life" bersama dengan Sonia Siahaan dan Yedija Banjarnahor.

Ms. Evi mengatakan para lulusan SMA sebaiknya benar-benar mempertimbangkan minat dan ketertarikan pribadi sebelum menentukan jurusan yang akan diambil, tidak bisa dilakukan asal-asalan atau hanya mengikuti keinginan orang lain. “Empat tahun kuliah bukan waktu yang sebentar, jadi kalau dari awal jurusan yang diambil tidak sesuai minat, besar kemungkinan mereka akan merasa bosan, tidak termotivasi, bahkan bisa berhenti di tengah jalan,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa rasa suka terhadap bidang yang dipelajari akan menjadi faktor penting dalam menjaga semangat belajar mahasiswa. Dalam proses perkuliahan, mahasiswa akan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari tugas yang menumpuk, ujian yang padat, hingga tekanan untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.

“Kalau seseorang benar-benar menyukai jurusannya, mereka cenderung lebih bertahan ketika menghadapi kesulitan. Sebaliknya, jika tidak sesuai minat, rasa jenuh dan stres bisa muncul lebih cepat,” tambahnya.

Ia menilai tidak sedikit siswa memilih jurusan hanya karena ikut-ikutan teman atau ingin terlihat keren di mata orang lain. Padahal, keputusan seperti itu justru bisa membawa penyesalan di kemudian hari.

“Banyak mahasiswa yang akhirnya menyesal karena merasa tidak cocok dengan jurusan yang dipilih. Akhirnya, mereka memutuskan pindah jurusan atau bahkan berhenti kuliah sama sekali, sehingga hal ini tentu merugikan waktu, tenaga, dan biaya,” lanjutnya.

Ms. Evi mengingatkan bahwa setiap jurusan memiliki tantangan dan keunikan tersendiri. Karena itu, penting bagi calon mahasiswa untuk melakukan riset mendalam mengenai jurusan yang diminati, baik dari segi kurikulum, prospek karier, maupun peluang pengembangan diri di masa depan. Ia juga menyarankan agar siswa berdiskusi dengan guru BK, alumni, atau orang-orang yang sudah berpengalaman di bidang tersebut untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas.

“Yang paling utama adalah mengenal diri sendiri, tanyakan, apa yang kamu sukai, apa yang ingin kamu pelajari, dan bagaimana kamu melihat masa depanmu di bidang itu. Jangan hanya karena teman pilih jurusan A, lalu ikut-ikutan karena setiap orang punya jalan dan potensi masing-masing,” ujarnya.

Ia berharap para siswa yang baru lulus SMA dapat menggunakan masa transisi ini untuk merenung dan menentukan pilihan terbaik. Dengan memilih jurusan yang sesuai passion, proses perkuliahan akan menjadi pengalaman yang lebih menyenangkan, bermakna, dan berpeluang besar mengantarkan mereka menuju kesuksesan di masa depan.

“Kalau dari awal sudah tahu apa yang disukai, setiap tantangan akan terasa sebagai bagian dari perjalanan, bukan beban. Itulah kunci untuk bertahan dan menyelesaikan kuliah dengan semangat,”

tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....