Kecerdasan Buatan Jadi Budaya Baru Anak Muda
- 26 Sep 2025 21:09 WIB
- Sibolga
KBRN, Sibolga: Perkembangan kecerdasan buatan (AI=Artificial Intelligence) ) kini bukan hanya mempengaruhi sektor industri dan teknologi, tapi juga mulai membentuk pola pikir dan budaya generasi muda.
Di kalangan anak muda Indonesia, AI kini bukan sekadar alat, tetapi bagian dari gaya hidup. Mereka menggunakan AI untuk membuat karya seni, musik, hingga konten media sosial yang semakin inovatif dan personal.
Salah satu pelaku kreatif yang menyambut kecerdasan buatan ini adalah Binsar Lumban Gaol, kreator kartun di Sibolga, yang aktif menggunakan teknologi AI dalam proses karyanya.
Menurutnya, anak muda saat ini menunjukkan kematangan dalam memanfaatkan AI sebagai medium ekspresi diri.
“Bukan cuma ikut tren, mereka (anak muda) benar-benar tahu cara mengolah AI jadi alat yang memperkuat karakter dan gaya mereka,” ujar Binsar saat program Teras Pro2 RRI Sibolga, Jumat (26/9/2025).
Binsar mengungkapkan, penggunaan AI oleh generasi muda justru membuka ruang kolaborasi lintas disiplin yang sebelumnya sulit dijangkau. Ia mencontohkan, karya kartun digital yang kini dibuat dengan bantuan AI, tanpa menghilangkan sentuhan pribadi dari kreatornya.
“AI itu jadi semacam kuas baru. Tapi tangan senimannya tetap menentukan arah lukisannya,” ujarnya.
Menurut Binsar, Budaya AI di kalangan anak muda juga memunculkan komunitas-komunitas baru, dari pembuat konten, seniman digital, hingga pengembang startup. Mereka berbagi pengetahuan seputar prompting, machine learning, dan etika penggunaan AI.
“Saya senang lihat anak-anak muda sekarang nggak cuma jadi pengguna, tapi juga jadi pencipta,” tambah Binsar.
Dia meyakini dengan makin terbukanya akses terhadap teknologi AI, dirinya optimistis bahwa Indonesia punya potensi besar dalam bidang ekonomi kreatif berbasis AI.
“Kalau dikembangkan dengan nilai lokal dan tanggung jawab, AI bisa jadi wajah baru kebudayaan digital kita,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....