Fitur Baru Gemini: Nano Banana, Editor Foto AI
- 21 Sep 2025 14:45 WIB
- Sibolga
KBRN, Sibolga: Google kembali membuat gebrakan di dunia kecerdasan buatan dengan meluncurkan model editing gambar terbaru mereka, yang memiliki nama kode unik: "Nano Banana." dirangkum dari laman resmi blog.google model AI ini diintegrasikan ke dalam aplikasi Gemini dan diklaim sebagai salah satu editor foto terbaik di dunia.
Keunggulannya terletak pada kemampuannya untuk melakukan editing gambar dengan sangat cepat dan akurat, bahkan saat mengubah elemen-elemen penting seperti wajah seseorang atau objek lainnya. Nano Banana dirancang untuk memungkinkan pengguna mengedit foto dengan cara yang sebelumnya sulit dilakukan dengan beberapa kemampuannya yang menonjol.
Salah satu kemampuan unggulannya yaitu menjaga konsistensi subjek. Fitur ini memungkinkan Anda mengubah pakaian, latar belakang, atau gaya gambar, sementara subjek utama (seperti orang atau hewan peliharaan) tetap terlihat konsisten dan dapat dikenali. Ini menghilangkan masalah distorsi atau wajah yang tidak realistis yang sering terjadi pada model AI lainnya.
Selain itu juga ada fitur menggabungkan foto. Pengguna dapat menggabungkan dua atau lebih foto menjadi satu adegan yang mulus. Misalnya, Anda bisa meletakkan diri Anda di dalam sebuah lukisan terkenal atau berfoto bersama dengan tokoh fiksi favorit.
Lalu ada fitur transformasi kreatif, Nano Banana dapat mengubah foto menjadi berbagai gaya yang unik, seperti miniatur 3D, karakter video game, atau bahkan tokoh dari era tertentu (misalnya, menjadi bintang Hollywood tahun 1950-an).
Sejak diluncurkan, Nano Banana telah memicu tren viral di media sosial, di mana pengguna dari seluruh dunia bereksperimen dengan berbagai prompt kreatif. Popularitas fitur ini bahkan mendorong lonjakan unduhan aplikasi Gemini, menjadikannya salah satu aplikasi teratas di Apple App Store dan Google Play Store.
Google telah mengonfirmasi bahwa semua gambar yang dibuat atau diedit menggunakan Nano Banana akan menyertakan tanda air digital yang tidak terlihat (invisible digital watermark) yang disebut SynthID. Tanda air ini membantu mengidentifikasi konten yang dihasilkan oleh AI, sebagai bagian dari komitmen Google terhadap keamanan dan transparansi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....