Fungsi Koil pada Mobil: Jantung Sistem Pengapian
- 27 Mei 2025 10:39 WIB
- Sibolga
KBRN, Sibolga: Koil pengapian atau ignition coil adalah komponen vital dalam sistem pengapian mobil yang berfungsi untuk mengubah tegangan rendah dari aki menjadi tegangan tinggi yang dibutuhkan untuk menciptakan percikan api pada busi. Tanpa koil, mesin mobil tidak akan bisa menyala dan beroperasi.
Sistem kelistrikan mobil umumnya beroperasi pada tegangan 12 volt. Namun, untuk membakar campuran udara dan bahan bakar di dalam ruang bakar, busi memerlukan tegangan ribuan volt bahkan puluhan ribu volt untuk menghasilkan percikan api yang kuat. Di sinilah peran koil menjadi sangat krusial.
Secara sederhana, koil bekerja berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik, mirip dengan trafo. Di dalamnya terdapat dua gulungan kawat. Gulungan primer memiliki jumlah lilitan yang lebih sedikit dan terhubung langsung ke aki sedangkan gulungan sekunder memiliki jumlah lilitan yang jauh lebih banyak.
Ketika arus listrik dari aki mengalir melalui gulungan primer, medan magnet akan terbentuk. Kemudian, saat arus listrik pada gulungan primer diputus yang biasanya diputus oleh modul pengapian atau platina pada sistem konvensional, medan magnet akan runtuh dengan cepat. Keruntuhan medan magnet inilah yang menginduksi tegangan sangat tinggi pada gulungan sekunder. Tegangan tinggi ini kemudian disalurkan ke distributor yang ada pada sistem konvensional atau langsung ke busi yang ada pada sistem koil-on-plug untuk menciptakan percikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....