Kawasan TSTH2 Pollung Revitalisasi Belasan Hektar Lahan Riset

  • 30 Sep 2026 07:50 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Humbang Hasundutan - Direktur TSTH2 Prof Sri Fatmawati memaparkan rencana revitalisasi lahan penelitian pada Selasa, 29 September 2026. Pemaparan teknis pengembangan kawasan riset disampaikan dalam rapat koordinasi virtual persiapan peresmian TSTH2.

Pengelola siap merevitalisasi lahan seluas hampir dua belas hektar guna mengoptimalkan pengembangan komoditas hortikultura dan tanaman herbal. Langkah penataan kawasan ini dilakukan untuk memperkuat fungsi TSTH2 sebagai pusat penelitian pertanian berbasis teknologi.

"Saat ini di TSTH2 telah memiliki koleksi plasma nutfah sebanyak 402 aksesi," kata Sri. Pihaknya menjelaskan bahwa keberadaan koleksi tanaman tersebut sangat krusial dalam mendukung pelestarian keanekaragaman hayati nasional.

Pengembangan kawasan ini akan difokuskan pada inovasi pemuliaan tanaman obat unggulan yang bermanfaat bagi industri kesehatan. Keberadaan ratusan jenis sampel genetik menjadi modal utama riset para peneliti dalam negeri dan luar negeri.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bersama pimpinan lembaga terkait menyambut positif langkah optimalisasi lahan konservasi tersebut. Sinergi lintas kementerian dipastikan akan mempercepat hilirisasi hasil riset hortikultura ke masyarakat luas.

"Koleksi plasma nutfah menjadi sumber daya penting mendukung pelestarian keanekaragaman hayati," tambah Sri. Pihaknya optimistis kawasan TSTH2 mampu mencetak teknologi pertanian modern yang berdaya saing di tingkat global.

Proses revitalisasi kawasan akan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan lingkungan hidup pedesaan. Penataan ini diharapkan selesai tepat waktu sebelum peninjauan resmi oleh Presiden Republik Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....