Pemkab Taput Akselerasi Pembangunan Kawasan Pertanian Terpadu Sijaba
- 28 Agt 2026 14:43 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Taput - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mempercepat langkah operasional pengembangan Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) Sijaba seluas 30 hektare. Kepastian ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Pimpinan Perangkat Daerah yang dipimpin Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, di Aula Mini Kantor Bupati Taput, Jumat, 28 Agustus 2026.
Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan menegaskan pentingnya eksekusi program secara terukur agar potensi pertanian Tapanuli Utara dapat tergarap secara maksimal dan berkelanjutan.
"Kita menginginkan kerja nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sinergi antar-OPD teknis harus berjalan mantap, mulai dari persiapan lahan, infrastruktur pendukung, hingga pendampingan petani. Kita targetkan agenda penanaman serentak di KPT Sijaba dapat dimulai pada September 2026 ini," tegas Wabup.
Sebagai tahap awal, penanaman jagung serentak ditargetkan mulai September 2026 di lahan seluas 18,2 hektare yang telah rampung proses land clearing dan perlakuan kapur dolomit. Langkah ini mengikutsertakan 10 petani milenial sebagai pilot project pengolahan lahan berbasis smart farming, di mana masing-masing petani mengelola 1 hektare lahan.
KPT Sijaba dirancang terpadu mengintegrasikan hortikultura, perkebunan kopi, peternakan, perikanan air tawar (budidaya ikan nila di embung 20x20 meter), percontohan (demplot) bawang merah 1 hektare, serta pembangunan Saung Tani dan irigasi pada tahun anggaran 2026.
Dukungan lintas sektor turut berjalan simultan meliputi pemetaan jalan baru oleh Dinas PUTRHub, riset bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), penyelesaian legalitas status tanah APL, hingga penerapan pola kemitraan Inti-Plasma antara Perseroda Pertanian dan masyarakat lokal guna memastikan peningkatan ekonomi petani secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....