Masinton Sebut Pacific Partnership Bantu Pemulihan Pascabencana Tapteng

  • 22 Jul 2026 19:01 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Tapteng - Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu, mengapresiasi kontribusi Pacific Partnership untuk pemulihan pascabencana banjir bandang dan longsor, di Tapteng.

Hal ini diutarakan Masinton pada pelaksanaan upacara pembukaan Latihan Bersama (Latma) Pacific Partnership, di Lapangan Sepak Bola Pandan, Tapteng pada Selasa, 21 Juli 2026.

Ia menyebut kehadiran peraonel Angkatan Laut Amerika Serikat, di Tapteng, telah membantu perbaikan fasilitas sekolah, edukasi kepada warga, serta memberikan pemebelajaran bahasa Ingris bagi pelajar.

Menurutnya pemerintah daerah bersama warga terdampak bencana bisa merasakan manfaat dari misi kesiapsiagaan bencana dan bantuan kemanusiaan itu.

Bahkan sebelum Latihan Bersama Pacific Partnership 2026 dimulai pelaksanaannya, di Kabupaten Tapteng dan Kota Sibolga, wilayah Pesisir Pantai Barat Sumatera Utara.

"Kami (Pemkab Tapteng) sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena tidak hanya memperkuat kerja sama pertahanan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata di bidang pendidikan, kesehatan, dan manajemen kebencanaan, khususnya bagi Tapanuli Tengah dan Sibolga, yang beberapa waktu terakhir terdampak bencana," ucap Masinton.

Latma Pacific Partnership 2026, telah dimulai pelaksanaan kegiatannya di wilayah Kabupaten Tapteng dan Kota Sibolga.

Misi kemanusiaan dari kemitraan multilateral terbesar di kawasan Indo-Pasifik ini, akan berlangsung selama 10 hari, mulai tanggal 21 hingga 31 Juli mendatang.

Latma Pacific Partnership 2026, mengusung tema "Strengthening Partnership, Collaboration, and Interoperability for Crisis Response".

Latihan bersama difokuskan pada penguatan kolaborasi lintas negara dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari bencana alam, kedaruratan kesehatan masyarakat, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia bidang kesehatan dan bantuan kemanusiaan.

Kapuskes TNI Mayjen TNI Hadi Juanda, menyatakan Pacific Partnership menjadi simbol persahabatan antarbangsa.

Masing-masing negara berkomitmen bersama membangun ketahanan masyarakat melalui bidang kesehatan, penanggulangan bencana, pendidikan, dan bantuan kemanusiaan.

Ia mengungkapkan Indonesia telah beberapa kali menjadi tuan rumah Pacific Partnership sejak 2010.

"Pelaksanaan Pacific Partnership 2026,di Sibolga dan Tapanuli Tengah, merupakan kehormatan sekaligus wujud nyata komitmen untuk memperkuat diplomasi pertahanan dan diplomasi kesehatan demi mewujudkan kawasan Indo-Pasifik yang damai, aman, tangguh, dan sejahtera," ujar Mayjen TNI Hadi Juanda, saat memimpin upacara pembukaan Latama Pacific Partnership 2026, di Tapteng.

Demikian hal dijelaakan Wakil Kepala Biro Kedokteran dan Bedah Angkatan Laut Amerika Serikat, Laksamana Muda David M Buzzetti pada upacara pembukaan kegiatan tersebut.

Ia menegaskan Pacific Partnership bertujuan membangun kemampuan masyarakat dalam merespons berbagai kondisi darurat secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

"Kami (Amerika Serikat) ingin membangun komunitas yang lebih tangguh dan memperkuat kerja sama sebagai satu tim. Sehingga, mampu memberikan respons yang lebih cepat dan lebih baik dalam menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan di masa depan," ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....