Bupati Humbahas Tegaskan Peningkatan Fasilitas Kesehatan dan UHC

  • 24 Jun 2026 09:01 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Humbahas - Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH, menegaskan jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Humbang Hasundutan untuk terus meningkatkan fasilitas kesehatan serta mempertahankan capaian Universal Health Coverage (UHC) sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat memimpin Rapat Kerja Bidang Kesehatan dengan Kadis Kesehatan dan jajarannya yang dilaksanakan di ruang rapat, Perkantoran Bukit Inspirasi Doloksanggul, Senin, 22 Juni 2026.

Turut hadir pada rapat kerja ini, Sekda Chiristison R. Marbun, Staf Ahli Bupati Eliapzan Sihotang, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Martogi Purba, Kepala Bappelitbangda Pahala Lumban Gaol, Kadis Kominfo Adrianus Mahulae, Kadis Kesehatan Alexander Gultom, Camat dan Kabid serta staf Dinas Kesehatan.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi secara merata, berkualitas, dan berkeadilan.

“Pelayanan kesehatan merupakan hak setiap masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah harus memastikan akses pelayanan kesehatan dapat dijangkau oleh seluruh warga, termasuk yang berada di wilayah terpencil dan sulit dijangkau,” tegas Bupati.

Pembangunan dan peningkatan fasilitas kesehatan menjadi langkah strategis dalam mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran Puskesmas Pembantu (Pustu) di berbagai desa diharapkan mampu memperkuat pelayanan kesehatan dasar, khususnya pelayanan promotif dan preventif.

Selain mendekatkan pelayanan kesehatan, peningkatan sarana dan prasarana kesehatan juga berperan penting dalam mendukung penanganan berbagai permasalahan kesehatan masyarakat, seperti penurunan angka stunting, pengendalian penyakit menular, serta peningkatan kesehatan ibu dan anak.

Dalam rapat tersebut, Bupati menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan terus berupaya membangun dan meningkatkan fasilitas kesehatan melalui berbagai sumber pendanaan.

Untuk Tahun Anggaran 2026, pembangunan Pustu Sampe Tua akan dilaksanakan melalui dana Bantuan Tidak Terduga (BTT). Selain itu, pembangunan Pustu Lae Hundulan dan Pustu Panggungunan akan didanai melalui sumber Transfer ke Daerah (TKD).

Sementara itu, pembangunan Puskesmas Rawat Inap Plus Pakkat akan didukung melalui APBD Provinsi Sumatera Utara, yang diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Melalui keberadaan Pustu, masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih mudah, cepat, dan berkualitas, meliputi upaya promotif untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat, upaya preventif dalam pencegahan penyakit, pelayanan kuratif sederhana untuk penanganan masalah kesehatan dasar, serta pelayanan rehabilitasi dasar guna membantu pemulihan kondisi kesehatan masyarakat. Dengan demikian, Pustu diharapkan menjadi garda terdepan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

Bupati juga menekankan pentingnya mempertahankan status Universal Health Coverage (UHC) yang telah dicapai Kabupaten Humbang Hasundutan. Menurutnya, UHC merupakan indikator yang menyatakan bahwa seluruh masyarakat memperoleh akses terhadap layanan kesehatan yang dibutuhkan tanpa mengalami kesulitan finansial. Saat ini UHC Humbang Hasundutan sudah mencapai hampir 99% dengan keaktifan 81%.

“Mempertahankan UHC adalah prioritas. Kita harus memastikan seluruh masyarakat tetap mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan dan pelayanan kesehatan yang optimal. Untuk itu, diperlukan kerja sama dan komitmen seluruh jajaran kesehatan, mulai dari Dinas Kesehatan, puskesmas, hingga tenaga kesehatan di lapangan,” ujar Bupati.

Melalui rapat kerja tersebut, Bupati berharap seluruh jajaran Dinas Kesehatan dapat terus meningkatkan kinerja, memperkuat pelayanan kesehatan, serta mendukung terwujudnya masyarakat Humbang Hasundutan yang sehat, produktif, dan sejahtera.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....