Bupati Madina Ajak Pelajar Perangi Narkoba dan Peredaran Ganja
- 24 Jun 2026 08:18 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Mandailing Natal - Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengajak generasi muda yang tergabung dalam Poros Pelajar Madina untuk berperan aktif memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, khususnya ganja yang selama ini diketahui memiliki titik produksi di wilayah Madina. Seruan tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Tahun Baru Islam yang digelar Poros Pelajar Madina di Desa Hutabargot Lombang, Kecamatan Hutabargot, Selasa 23 Juni 2026.
Dalam kesempatan itu, Saipullah menegaskan bahwa narkotika merupakan ancaman serius yang harus ditangani secara bersama-sama. Menurut dia, ganja yang berasal dari Madina saat ini telah masuk ke pasar narkotika nasional dan beredar hingga ke Jakarta serta sejumlah kota besar lainnya.
“Narkoba bukan barang biasa. Ini musuh luar biasa, jadi penanganannya harus luar biasa juga,” kata Saipullah. Saipullah menilai upaya pemberantasan peredaran narkoba selama ini belum memberikan hasil yang maksimal.
Karena itu, ia meminta seluruh elemen masyarakat ikut terlibat dalam pengawasan lingkungan dan keluarga, tanpa hanya bergantung pada aparat penegak hukum. “Kita tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Keluarga adalah benteng pertama. Awasi anak-anak kita, awasi lingkungan kita,” ujarnya.
Selain langkah pencegahan, Pemerintah Kabupaten Madina juga menyiapkan program rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba. Saipullah mengungkapkan, gedung bekas RSUD Panyabungan di kawasan Kayujati direncanakan akan dialihfungsikan menjadi pusat rehabilitasi narkoba.
“Ke depan, bangunan lama RSUD akan difungsikan sebagai pusat rehabilitasi. Kita ingin korban narkoba bisa pulih dan kembali produktif,” ungkapnya. Sementara itu, Faridah Nasution yang hadir mewakili Kepala BNNK Madina mengajak pelajar dan pemuda menjadi garda terdepan dalam pencegahan narkoba.
Ia menekankan pentingnya edukasi sejak dini di lingkungan keluarga, sekolah, maupun komunitas. “Narkoba merusak masa depan. Mari kita jaga anak-anak kita. Jika melihat peredaran atau penyalahgunaan, segera laporkan ke BNN, polisi, atau kepala desa,” pesan Faridah.
Menurutnya, keterlibatan pelajar dan pemuda sangat penting karena mereka merupakan kelompok yang paling dekat dengan lingkungan pergaulan sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....