Percepatan pilot project pemanfaatan teknologi dalam penyaluran bantuan sosial
- 23 Jun 2026 10:48 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Taput - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mempercepat pelaksanaan digitalisasi bantuan sosial melalui program Perlinsos Digital. Kegiatan sosialisasi dan uji coba digelar di Kecamatan Pangaribuan dan Garoga, Kamis, 11 Juni 2026.
Program ini dilaksanakan oleh Dinas Sosial P3A bersama Disdukcapil Kabupaten Tapanuli Utara. Agenda tersebut juga menjadi bagian penguatan kapasitas agen pendamping di tingkat kecamatan dan desa.
Bupati Tapanuli Utara menegaskan bahwa digitalisasi bansos akan meningkatkan ketepatan sasaran bantuan masyarakat. "Perlinsos Digital menjadikan penyaluran bantuan lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran bagi masyarakat," ujar Kepala Dinsos P3A.
Menurut pemerintah daerah, Kabupaten Tapanuli Utara menjadi daerah percontohan penerapan sistem bantuan sosial digital. "Program ini merupakan langkah strategis menuju integrasi data sosial ekonomi nasional yang lebih valid," kata Kepala Disdukcapil.
Pemerintah juga telah menyiapkan ratusan agen pendamping di tingkat desa untuk mendukung implementasi program tersebut. "Sebanyak 510 agen pendamping akan mengedukasi serta membantu masyarakat dalam proses digitalisasi bantuan sosial," ucapnya.
Sistem Perlinsos Digital memanfaatkan pemindaian biometrik yang terhubung dengan data nasional. Data tersebut termasuk Registrasi Sosial Ekonomi BPS dan data kependudukan berbasis Identitas Digital.
Program ini juga memastikan masyarakat tanpa perangkat ponsel pintar tetap dapat mengakses bantuan sosial. Pemerintah menegaskan bantuan bersifat stimulan untuk mendorong kemandirian ekonomi warga.
Penerapan penuh digitalisasi bantuan sosial di Tapanuli Utara direncanakan mulai akhir tahun 2026. Transformasi ini diharapkan memperkuat tata kelola bantuan sosial yang lebih modern dan efisien.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....