El Nino Berpotensi Pengaruhi Curah Hujan dan Kemarau di Indonesia

  • 10 Jun 2026 08:48 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Fenomena El Nino kembali menjadi perhatian masyarakat Indonesia pada 2026 karena berpotensi memengaruhi pola cuaca nasional. El Nino merupakan pemanasan suhu permukaan laut Pasifik yang mengurangi curah hujan di sejumlah wilayah.

Informasi tersebut disampaikan oleh Liberto Pardosi selaku Kepala Kelompok Teknisi BMKG Pinangsori melalui sambungan telepon kepada Pro 1. Informasi tersebut disampaikan pada Program Acara Kentongan, Selasa 10 Juni 2026.

Liberto mengatakan El Nino dapat menyebabkan musim kemarau berlangsung lebih panjang dibandingkan kondisi normal. "Beberapa daerah berpotensi mengalami penurunan curah hujan dan peningkatan suhu udara," ujar Liberto.

“Fenomena El Nino berpengaruh terhadap berkurangnya curah hujan pada sejumlah wilayah Indonesia,” imbuh Liberto. Ia menambahkan kondisi tersebut perlu dipantau karena berdampak terhadap sektor pertanian dan ketersediaan air.

Liberto menjelaskan El Nino terjadi akibat pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah. Pemanasan tersebut mengubah pola sirkulasi atmosfer sehingga pembentukan awan hujan menjadi berkurang.

Dampak yang mungkin muncul meliputi kekeringan, peningkatan risiko kebakaran lahan, serta berkurangnya pasokan air. Kondisi itu juga dapat memengaruhi produktivitas pertanian apabila berlangsung dalam periode cukup panjang.

BMKG mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak serta mengikuti informasi cuaca resmi. Langkah antisipasi diperlukan agar dampak El Nino dapat diminimalkan sejak dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....