Ketua PKK Taput Tekankan Penguatan Data Dasawisma dan Sinergi Lintas Sektor
- 09 Jun 2026 23:29 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Taput: Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara Tekankan Penguatan Data Dasawisma dan Sinergi Lintas Sektor
Ketua TP PKK kabupaten Tapanuli Utara Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat memberikan bimbingan dan arahan dalam rangka Monitoring Desa Percontohan PKK Kecamatan Muara yang dilaksanakan di Desa Sibandang, Kecamatan Muara, Selasa, 9 Juni 2026. Kegiatan tersebut dihadiri para pengurus TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara, pimpinan perangkat daerah yang tergabung sebagai tim monitoring, camat beserta jajaran TP PKK Kecamatan Muara, kepala desa, serta kader PKK dan Dasawisma Desa Sibandang.
Dalam arahannya, Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara menegaskan bahwa data Dasawisma merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan program PKK. Menurutnya, data yang akurat menjadi dasar penyusunan kebijakan dan intervensi program yang tepat sasaran, mulai dari penanganan stunting, kondisi sanitasi rumah tangga, hingga pemetaan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, kader Dasawisma diminta untuk terus memperbarui dan melengkapi buku administrasi secara tertib agar dapat menjadi basis data yang valid dalam mendukung program kerja PKK.
Selain itu, Ketua TP PKK juga menekankan pentingnya penajaman program unggulan pada masing-masing kelompok kerja (Pokja). Pokja I diarahkan untuk memperkuat pembinaan karakter keluarga, pola asuh anak dan remaja di era digital, serta pencegahan kekerasan dalam rumah tangga dan penyalahgunaan narkoba. Pokja II didorong mengoptimalkan program peningkatan pendapatan keluarga melalui Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) dan pengembangan literasi masyarakat. Sementara itu, Pokja III difokuskan pada pemanfaatan pekarangan rumah untuk mendukung ketahanan pangan keluarga dan diversifikasi konsumsi pangan bergizi. Adapun Pokja IV diarahkan untuk mempercepat upaya penurunan angka stunting melalui peningkatan pelayanan kesehatan, perilaku hidup bersih dan sehat, serta perencanaan keluarga yang sehat.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor antara TP PKK dan perangkat daerah. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan program PKK tidak dapat dicapai secara mandiri, melainkan memerlukan dukungan dan sinergi dari berbagai instansi terkait, termasuk sektor kesehatan, pendidikan, pertanian, ketahanan pangan, pekerjaan umum, sosial, serta unsur lainnya. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan keterpaduan program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Ketua TP PKK menegaskan pentingnya penerapan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) sesuai ketentuan yang berlaku. Posyandu diharapkan tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan, tetapi juga menjadi pusat integrasi pelayanan dasar lainnya, seperti pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta pelayanan sosial. Untuk mendukung keberlanjutan program, pemerintah desa dan TP PKK desa juga didorong aktif mengusulkan program pemberdayaan masyarakat melalui forum Musyawarah Desa (Musdes) dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes).
Melalui kegiatan monitoring ini, TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara berharap seluruh kader dan pemangku kepentingan dapat terus meningkatkan komitmen, koordinasi, dan inovasi dalam pelaksanaan program PKK. Monitoring desa percontohan diharapkan menjadi sarana evaluasi sekaligus motivasi untuk mempercepat terwujudnya desa yang lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya saing dalam mendukung pembangunan Kabupaten Tapanuli Utara.





Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....