Pemkab Taput–IAKN Tarutung Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Riset
- 08 Jun 2026 16:20 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Tapanuli Utara – Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., bersama Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung, Pdt. Dr. Haposan Silalahi, M.Th., melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Tapanuli Utara.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Kamis, 4 Juni 2026 dan turut dihadiri Sekretaris Daerah Drs. Henry M.M. Sitompul, M.Si., Bunda PAUD Kabupaten Tapanuli Utara Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, Kepala Dinas Pendidikan Freddy Advent Panjaitan, S.Sos., M.M., serta para pimpinan perangkat daerah lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Tapanuli Utara menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. Ia menegaskan bahwa IAKN Tarutung bukan hanya lembaga pendidikan tinggi, tetapi juga mitra strategis pemerintah daerah dalam mencetak generasi yang cerdas, beriman, dan berkarakter.
Bupati menyampaikan lima fokus utama dalam implementasi kerja sama ini, yaitu peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan, pengembangan kurikulum berbasis karakter dan potensi lokal, pemanfaatan teknologi dan inovasi pendidikan, penguatan program pengabdian kepada masyarakat, serta pelaksanaan pengawasan dan evaluasi secara berkelanjutan.
Pada aspek peningkatan kualitas tenaga pendidik, Bupati berharap IAKN Tarutung bersama Dinas Pendidikan dapat bersinergi dalam menghadirkan pelatihan, pendampingan, serta peningkatan kompetensi guru di seluruh wilayah Tapanuli Utara, termasuk daerah terpencil.
Ia juga menekankan pentingnya pengembangan kurikulum yang mengintegrasikan potensi daerah, kearifan lokal, serta nilai budaya Batak Toba agar peserta didik tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan mencintai budaya daerahnya.
Dalam bidang inovasi pendidikan, Bupati mendorong lahirnya penelitian dan pengembangan yang dapat menjawab berbagai tantangan pendidikan di daerah. Hasil riset diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dan program Dinas Pendidikan ke depan.
Selain itu, perguruan tinggi juga diharapkan berperan aktif dalam pengabdian kepada masyarakat melalui keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan pendidikan di sekolah maupun lingkungan sosial masyarakat.
“Dengan kebersamaan serta kolaborasi yang baik, kita akan wujudkan generasi yang cerdas, beriman, dan berkarakter untuk masa depan Tapanuli Utara yang lebih baik,” tegas Bupati.
Sementara itu, Rektor IAKN Tarutung, Pdt. Dr. Haposan Silalahi, M.Th., menyampaikan bahwa IAKN Tarutung telah memperoleh izin penyelenggaraan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen.
Program tersebut menjadi upaya institusi dalam memperluas akses pendidikan tinggi, khususnya bagi guru PAUD, perangkat desa, operator sekolah, serta tenaga kerja lainnya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana.
Rektor berharap program RPL angkatan pertama dapat dimanfaatkan secara optimal, terutama oleh guru PAUD di Kabupaten Tapanuli Utara, mengingat masih banyak tenaga pendidik yang belum memiliki kualifikasi Strata Satu (S1) sebagai syarat peningkatan karier, sertifikasi, dan kompetensi profesional.
Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem pendidikan di Tapanuli Utara melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi.





Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....