TP PKK Tapteng Sambut Supervisi TP PKK Provinsi Sumut
- 08 Mei 2026 14:56 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Tapanuli Tengah - Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menyambut kunjungan Tim Supervisi TP PKK Provinsi Sumatera Utara di GOR Pandan, Kamis 7 Mei 2026. Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka pembinaan tertib administrasi PKK dan Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026.
Kegiatan itu dihadiri Ketua TP PKK Tapteng Ny. Rismawaty Masinton Pasaribu yang diwakili Staf Ahli I TP PKK Tapteng Ny. Masnoni Mahmud Efendi, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Tapteng Binsar Tua Sitanggang, yang hadir mewakili Bupati Tapteng. Turut hadir sejumlah pimpinan OPD, camat, kepala desa, dan jajaran pengurus TP PKK tingkat kabupaten maupun kecamatan.
Dalam sambutan Ketua TP PKK Tapteng yang dibacakan Ny. Masnoni Mahmud Efendi disampaikan bahwa Pemkab Tapteng telah menetapkan desa percontohan berdasarkan Keputusan Bupati Nomor 22/PMD/2026. Namun, karena daerah masih dalam tahap pemulihan pascabencana alam, tahun ini Tapteng fokus mengikuti dua kategori lomba, yakni Desa Gunung Marijo Kecamatan Pinangsori pada kategori PAAR dan Desa Aek Gambir Kecamatan Lumut pada kategori Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK.
“Harapan kami, kegiatan hari ini dapat memberikan penjelasan mendalam berdasarkan indikator penilaian dan memotivasi kami untuk melengkapi segala kekurangan melalui pembinaan yang bersinergi dengan dinas dan OPD terkait,” ujar Ny. Rismawaty dalam sambutannya yang dibacakan Ny. Masnoni Mahmud Efendi.
Sementara itu, Binsar Tua Sitanggang menegaskan bahwa PKK memiliki peran penting dalam pemberdayaan masyarakat melalui keluarga. “Pemberdayaan harus dimulai dari keluarga. Ada tiga pilar utama yang digerakkan PKK yaitu pendidikan, kesehatan, dan perekonomian. Keberadaan PKK harus memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Senada dengan itu, Sekretaris TP PKK Sumatera Utara, Budi Prayogi, menyebut supervisi ini menjadi momentum memperkuat peran kader dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK melalui kolaborasi pemerintah daerah, perangkat desa, dan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....