DPRD Sampaikan Hasil Reses, Mohon Jadi Perhatian Pemkab Toba

  • 10 Mar 2026 11:03 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Toba - DPRD Kabupaten Toba menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian hasil reses I (penampungan aspirasi masyarakat) Tahun Anggaran 2026 di Gedung DPRD Toba, Senin, 9 Maret 2026. Sejumlah aspirasi masyarakat diantaranya meliputi bidang pertanian, pariwisata, infrastruktur, dan Koperasi Desa Merah Putih.

Rapat ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Toba, Henry Tambunan didampingi Wakil Ketua DPRD Toba Tomson Manurung dihadiri oleh 21 anggota DPRD Toba. Berikut beberapa hal yang disampaikan DPRD Toba melalui juru bicara daerah pemilihan (Dapil) masing-masing:

  1. Dapil V (Laguboti,Sigumpar, Silaen) Bantuan bibit yang disediakan untuk petani baik dari pemerintah pusat ataupun Pemerintah Kabupaten Toba supaya disalurkan kepada kelompok tani yang produktif bukan sekedar wadah untuk memperoleh bibit yang kemudian hari tidak produktif secara kelompok.Demikian juga terhadap pendistribusian pupuk subsidi yang diwajibkan kepada petani yang aktif dan terdaftar dalam kelompok tani yang ada di Kabupaten Toba.
  2. Dapil IV (Habinsaran, Borbor, Nassau)
    -Wilayah kecamatan Habinsaran- Borbor- Nassau masih menghadapi kendala serius terkait infrastruktur jaringan internet dimana masih banyak area 38 titik masih dikategorikan blank spot atau sangat susah sinyal dan disarankan kepada Pemerintah Kabupaten Toba melalui Dinas Kominfo agar membuat Starlink sebagai salah satu solusi untuk memperkuat jaringan di beberapa desa.
    -Kondisi Polindes Purba Tua di Kecamatan Borbor saat ini dalam keadaan rusak parah dan tidak lagi memenuhi standar kelayakan pelayanan kesehatan dasar kerusakan bangunan fasilitas sanitasi serta sarana pendukung pelayanan berpotensi mengganggu kualitas layanan kesehatan ibu dan anak serta pelayanan dasar lainnya.
    -Jalan provinsi yang ada di Habinsaran adalah ruas jalan yang menghubungkan Parsoburan menuju Kabupaten Labuhan Batu Utara.Jalan ini merupakan bagian dari akses strategis wilayah Habornas (Habinsaran, Borbor, Nassau).,melalui Dinas PUTR agar memperjuangkan perbaikan Jalan provinsi dalam Musrenbang mengingat ruas jalan tersebut telah rusak bertahun-tahun.
  3. Dapil III (Porsea, Siantar Narumonda, Parmaksian, Pintu Pohan Meranti) Kecamatan Pintu Pohan Meranti sering terjadi jalan longsor karena itu diperlukan alat berat melalui Dinas PUTR agar dapat meminjamkannya ke masyarakat sesuai prosedur yang berlaku.
  4. Dapil II (Uluan,Bonatua Lunasi, Lumbanjulu, Ajibata) - Kondisi Aek Simarittop di Kecamatan Uluan perlu untuk dibuat tembok di sisi kiri dan kanan sungai karena apabila musim penghujan air sungai meluap ke sawah sepanjang aliran sungai di 4 desa. - - Tahun 2026 pemerintah pusat menonaktifkan BPJS yang bersumber dari APBN sebanyak 11 juta dan kabupaten Toba termasuk daerah yang dinonaktifkan sebanyak 4994. - Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di setiap desa yang ada di Dapil 2 mayoritas terkendala pengadaan lahan.
  5. Dapil I (Balige,Tampahan)
    - Irigasi yang mengairi Desa Gurgur Aek Raja, Desa Lintongnihuta, Desa Tarabunga, Desa Longat, Desa Hinalang, Desa Lumban Silintong dan Desa Pagar Batu Silalahi sudah sangat parah. - Supaya Bukit-Singgolom yang ada di Desa Lintongnihuta bisa dijadikan destinasi pariwisata di Kabupaten Toba karena pernah dikunjungi langsung oleh Raja William Alexander dan Ratu Maxim dari Belanda . - Pembangunan Embung Air di Kecamatan Tampahan mengingat curah hujan yang minim pada saat musim kemarau dengan pembangunan embung air ini akan menjadi sumber air cadangan - Inpres Nomor 9 tahun 2025 tentang pembentukan koperasi desa kelurahan merah putih untuk mendorong Swasembada pangan dan pemerataan ekonomi ini sangat krusial.
google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....