BMKG Himbau Waspada Angin Kencang dan Hujan Lebat

  • 09 Mar 2026 14:35 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Sibolga - Masyarakat di wilayah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang serta hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi cuaca tersebut diperkirakan terjadi terutama pada malam hingga dini hari.

Peringatan ini disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui Stasiun Meteorologi FL Tobing Tapanuli Tengah. BMKG menyebut wilayah pesisir barat Sumatera, termasuk Sibolga dan Tapanuli Tengah, saat ini berpotensi mengalami perubahan cuaca yang cukup signifikan.

Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi F.L. Tobing Pinang Sori Tapanuli Tengah, Muhammad Arif Siregar, mengatakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di beberapa wilayah. “Kondisi ini juga dapat disertai angin kencang yang perlu diwaspadai oleh masyarakat,” kata Arif dalam Info Cuaca Pro 1, Senin, 9 Maret 2026.

Menurut Arif, angin kencang berpotensi menimbulkan sejumlah dampak seperti pohon tumbang maupun kerusakan ringan pada bangunan. “Selain itu, hujan dengan intensitas cukup lebat juga bisa memicu genangan air di beberapa titik, terutama di daerah dengan sistem drainase yang kurang baik,” ujarnya.

Arif juga mengingatkan para nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir agar lebih berhati-hati. “Perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba dapat meningkatkan risiko keselamatan, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas di laut,” katanya.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar, papan reklame, atau bangunan yang berpotensi roboh saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang. “Kami meminta warga tetap waspada terhadap potensi dampak cuaca buruk lainnya,” ucapnya.

Melalui peringatan ini, BMKG berharap masyarakat dapat terus memantau perkembangan informasi cuaca secara berkala. “Informasi terbaru mengenai kondisi cuaca dapat diakses melalui kanal resmi BMKG agar masyarakat dapat melakukan langkah antisipasi lebih dini,” kata Arif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....