Waspada Manipulasi Child Grooming Terhadap Anak
- 23 Jan 2026 11:19 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Menteri PPPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak), Arifah Fauzi, mengingatkan masyarakat akan bahaya praktik child grooming. Tindakan ini merupakan upaya manipulasi untuk mendapatkan kepercayaan anak sebelum pelecehan.
Dilansir dari kemenpppa.go.id, Menteri PPPA memberikan peringatan tersebut dalam Siaran Pers Awal Januari 2026 lalu. Beliau menegaskan perlunya kewaspadaan seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Praktik berbahaya ini seringkali menargetkan anak-anak melalui berbagai media sosial. Lingkungan sekitar rumah juga bisa menjadi tempat terjadinya manipulasi tersebut.
Orang tua diminta peka terhadap perubahan perilaku yang ditunjukkan oleh anak. "Komunikasi terbuka menjadi kunci utama untuk mencegah jatuhnya korban baru," ujarnya.
"Pelaku biasanya memulai dengan memberikan perhatian atau hadiah kepada calon korban. Mereka membangun hubungan emosional yang kuat demi tujuan eksploitasi seksual," tambahnya.
Masyarakat harus memahami bahwa pelaku bisa berasal dari orang terdekat. Edukasi mengenai batasan tubuh sangat penting diberikan sejak usia dini.
Kasus ini menjadi perhatian serius demi menjamin keamanan masa depan anak bangsa. Pemerintah terus mendorong penegakan hukum yang tegas bagi para predator.
Pihak sekolah diharapkan turut aktif dalam memberikan edukasi kepada siswa. Kolaborasi semua pihak akan menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.