Alat Tangkap Ikan Ilegal Rugikan Nelayan Tradisional
- 11 Jun 2026 19:11 WIB
- Sibolga
RRI.CO.ID, Sibolga - Penggunaan alat tangkap ikan ilegal masih menjadi persoalan yang mengancam keberlanjutan sektor perikanan. Praktik tersebut tidak hanya merusak ekosistem laut, tetapi juga merugikan nelayan yang menggunakan cara penangkapan sesuai aturan.
Informasi tersebut disampaikan oleh Leman melalui saluran telepon , Kepada Pro 1 RRI Sibolga. Informasi tersebut disampaikan pada Program Acara Opini Publik, Rabu 10 Juni 2026.
"Alat tangkap ilegal merusak habitat laut yang menjadi tempat berkembang biak berbagai jenis ikan," kata Leman. Menurutnya, kondisi tersebut turut mengurangi hasil tangkapan nelayan tradisional.
Pelaku biasanya menggunakan alat terlarang demi memperoleh hasil lebih banyak. Cara tersebut dinilai tidak memperhatikan dampak lingkungan jangka panjang.
Kerusakan terumbu karang sering terjadi akibat penggunaan alat tangkap yang dilarang. Kondisi itu berdampak pada berkurangnya populasi ikan di kawasan perairan.
"Pengawasan harus diperketat agar pelanggaran tidak terus berulang," ujar Leman. Ia berharap instansi terkait meningkatkan patroli di wilayah rawan pelanggaran.
Selain pengawasan, Leman mendorong edukasi kepada nelayan mengenai alat tangkap ramah lingkungan. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga kelestarian laut dan kesejahteraan nelayan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....