Komitmen Tindak Game Online Bermuatan Radikalisme
- 12 Nov 2025 18:36 WIB
- Sibolga
KBRN, Sibolga : Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Densus 88 Antiteror Polri Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk menindak tegas berbagai aktivitas game online yang mengandung unsur radikalisme dan terorisme. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dini terhadap penyebaran ideologi kekerasan yang dapat mempengaruhi generasi muda melalui media digital.
Ipda Kunto Aji Wibowo (Ketua Tim Cegah Satgaswil Densus 88 Antiteror Sumatera Utara) pada Sibolga Siang Pro 1, Rabu (12/11/2025) mengatakan perkembangan teknologi dan popularitas game online kini menjadi celah baru bagi kelompok tertentu untuk menyebarkan paham radikal secara terselubung.
“Kami terus memantau dan menindak aktivitas game online yang berpotensi menyebarkan paham radikalisme dan terorisme. Penindakan dilakukan berdasarkan dasar hukum yang berlaku, karena ini menyangkut keamanan nasional dan perlindungan generasi muda.”
Modus penyebaran paham radikal melalui game online dapat berupa komunikasi tertutup dalam komunitas pemain, penyisipan simbol atau narasi ekstrem, hingga penggalangan dana terselubung. Karena itu, masyarakat diminta untuk lebih waspada terhadap konten digital yang dikonsumsi anak-anak dan remaja.
Selain melakukan pemantauan dan penegakan hukum, Satgaswil Densus 88 Antiteror Sumut juga gencar menjalankan program pencegahan (preventif) melalui edukasi dan literasi digital di sekolah-sekolah, kampus, dan komunitas gamer. Upaya ini bertujuan agar masyarakat lebih memahami bahaya radikalisme yang bisa menyusup melalui platform hiburan daring.
“Kami tidak hanya menindak, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar lebih cerdas dan kritis dalam menggunakan media digital. Pencegahan harus dimulai dari kesadaran bersama.” Dengan langkah-langkah tersebut, Densus 88 Antiteror Polri berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga ruang digital Indonesia tetap aman, sehat, dan bebas dari paham radikal maupun terorisme.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....